Sumsel

Motor Kurir Digondol Maling Saat Antar Paket di Palembang, 128 Kiriman Ikut Raib

Kurnia | 4 Agustus 2026, 17:45 WIB
Motor Kurir Digondol Maling Saat Antar Paket di Palembang, 128 Kiriman Ikut Raib
Korban saat menunjukan lokasi kejadian. - istimewa

AKURAT.CO SUMSEL Nasib apes dialami seorang kurir ekspedisi di Kota Palembang. Saat mengantarkan paket ke rumah pelanggan, sepeda motor yang digunakannya justru dibawa kabur pelaku pencurian. Tak hanya kehilangan kendaraan, korban juga harus menanggung hilangnya 128 paket yang belum sempat diantar.

Peristiwa itu terjadi di Jalan R.W. Mongonsidi, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang, pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban, Dimas (22), mengatakan saat kejadian ia memarkirkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 5460 AEL di depan rumah pelanggan sebelum berjalan beberapa meter untuk mengantarkan paket.

Namun, tak lama kemudian ia melihat seseorang mendekati motornya dan menggesernya.

"Awalnya saya kira motor hanya dipindahkan. Tapi begitu pelaku melihat saya, dia langsung menyalakan motor dan kabur," ujar Dimas, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga: Karhutla di Sumsel Belum Sepenuhnya Padam, Manggala Agni Fokus Pemadaman di OKI, Banyuasin dan Muara Enim

Menyadari motornya dicuri, Dimas langsung berteriak meminta pertolongan sambil mengejar pelaku hingga kawasan simpang Indomaret di Jalan R.W. Mongonsidi. Sayangnya, pelaku berhasil meloloskan diri karena sudah lebih dulu melaju dengan kecepatan tinggi.

"Saya sempat mengejar, tapi tidak terkejar karena pelaku sudah jauh," katanya.

Akibat kejadian tersebut, Dimas tidak hanya kehilangan sepeda motor yang menjadi alat kerjanya, tetapi juga 128 paket yang masih tersimpan di dalam kendaraan. Paket-paket itu terdiri atas kiriman yang sudah dibayar pelanggan maupun pesanan dengan sistem bayar di tempat (cash on delivery/COD).

Korban mengaku masih menunggu pendataan dari perusahaan terkait nilai kerugian akibat hilangnya ratusan paket tersebut.

"Ada paket yang sudah dibayar dan ada juga yang masih COD. Kemungkinan saya diminta mengganti. Nilainya masih dihitung, tetapi diperkirakan sekitar Rp5 juta," ujarnya.

Beban yang ditanggung korban bertambah karena sepeda motor yang dicuri ternyata masih berstatus kredit. Ia mengaku masih memiliki kewajiban membayar cicilan selama sekitar satu tahun lima bulan.

"Motor itu belum lunas. Cicilannya masih tersisa satu tahun lima bulan," ungkapnya.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, aksi pencurian diduga dilakukan oleh dua orang. Salah satu pelaku turun untuk mengambil motor korban, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor lain di seberang jalan sebagai pengawas sekaligus membantu pelarian.

"Pelakunya ada dua orang dan semuanya terlihat di rekaman CCTV," kata Dimas.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kalidoni. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti untuk mengidentifikasi pelaku.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu kedua pelaku. Sementara itu, korban berharap sepeda motor beserta ratusan paket yang dibawa kabur dapat segera ditemukan sehingga kerugian yang dialaminya tidak semakin besar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia