Tak Terima Difitnah Pelakor di Facebook, IRT di Palembang Polisikan Tetangga

AKURAT.CO SUMSEL Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Palembang berinisial YS (28) menempuh jalur hukum setelah mendapati fotonya diunggah ke media sosial dengan narasi sebagai perebut laki orang (pelakor). YS melaporkan tetangganya sendiri, ES, ke Polrestabes Palembang atas dugaan pencemaran nama baik.
Laporan resmi tersebut dilayangkan YS ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (11/2/2026). Ia mengaku sangat dirugikan karena martabatnya merasa diinjak-injak oleh unggahan tersebut.
Dugaan pencemaran nama baik ini terungkap saat korban sedang berada di rumahnya di kawasan Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (7/2) malam. Saat sedang berselancar di Facebook, YS terkejut melihat wajahnya muncul di beranda akun milik terlapor.
"Saya lihat ada postingan foto saya dengan tulisan 'Hati-hati Pelakor, Jaga Suami atau Pacar Anda Supaya Tidak Diganggu'. Jelas saya kaget dan merasa difitnah," ungkap YS saat memberikan keterangan kepada petugas kepolisian.
Baca Juga: Nekat Bawa Sajam Saat Melintas di Depan Mapolrestabes Palembang, Pria Asal Lampung Diamankan
Selain mengunggah foto tanpa izin, terlapor ES juga melampirkan tangkapan layar (screenshot) percakapan WhatsApp. Unggahan itu diklaim sebagai bukti komunikasi antara YS dengan suami terlapor. Namun, YS membantah keras klaim tersebut dan menyebut bukti chat itu sengaja dibuat-buat untuk menjatuhkannya.
Akibat unggahan yang telanjur viral tersebut, YS mengaku mengalami dampak sosial dan psikologis yang berat. Ia menjadi sasaran perundungan dan hinaan, baik dari lingkungan tempat tinggal maupun pihak keluarga.
"Banyak yang menghubungi saya untuk menghina dan menuduh hal yang tidak-tidak. Padahal saya tidak pernah melakukan chat seperti itu, apalagi menjalin hubungan terlarang. Saya ingin pelaku segera diproses hukum agar nama baik saya pulih," tegasnya.
Pihak kepolisian telah mengonfirmasi diterimanya laporan terkait kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ini.
Pamapta Ipda Tamia Ramadhany, mewakili Ka SPKT Iptu Sugriwa, menyatakan bahwa laporan tersebut saat ini tengah ditelaah.
"Laporan sudah kami terima terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Selanjutnya, berkas akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," singkatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Seluruh Sumsel Berpotensi Hujan Besok, Palembang Termasuk
- 2PKH, BPNT, hingga Beras 30 Kg Siap Cair September 2026, Bagaimana BLT Kesra?
- 3Daftar Tanggal Merah 2027: Ada Potensi Libur Panjang hingga 10 Hari Berturut-turut
- 4Ramalan 5 Zodiak Hari Ini, Senin 21 September 2026: Ada Peluang Asmara hingga Karier
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Tipis Hari Ini Usai Sepekan Stagnan
- 6Kronologi PNS Inspektorat OKI Ditusuk Istri hingga Tewas, Bayi 6 Bulan Ikut Terluka
- 75 Fakta Menarik Film Istimewa, Sejarah Baru Layar Lebar Indonesia dengan Tema Inklusivitas
- 8Ramalan Zodiak Libra Akhir Pekan: Romansa Jadi Sorotan, Saatnya Lebih Terbuka pada Perasaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









