Sumsel

Bentrokan Berdarah di Palembang, Tiga Orang Menjadi Korban Dengan Luka Parah

Maman Suparman | 7 Januari 2026, 17:30 WIB
Bentrokan Berdarah di Palembang, Tiga Orang Menjadi Korban Dengan Luka Parah

AKURAT.CO SUMSEL Fakta baru terungkap dalam insiden bentrokan antar-kelompok yang terjadi di kawasan Jalan Angkatan 45, Palembang.

Kepolisian mengonfirmasi bahwa jumlah korban luka dalam aksi saling serang tersebut bertambah menjadi tiga orang. Mirisnya, salah satu korban diketahui merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik tersebut.

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rifan Wijaya, mengungkapkan bahwa peristiwa yang pecah pada Selasa (6/1/2026) siang itu diduga kuat melibatkan dua kelompok ormas.

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dalam insiden berdarah tersebut, yakni Rafiq dari yang mengalami luka robek serius di lengan dan tengah menjalani operasi di RS Siti Khadijah, Billy yang dirujuk ke RS Hermina akibat pengeroyokan senjata tajam.

Baca Juga: Polisi Buru Kelompok Bersajam dalam Bentrokan di Depan PS Mall, Identitas Pelaku Mulai Terungkap

Serta seorang warga sipil bernama Firman (26) yang menderita luka ringan di jari tangan setelah menjadi korban salah sasaran saat melintas di lokasi kejadian.

"Firman ini warga biasa. Saat keributan pecah di area parkir, dia sedang lewat dan dikira bagian dari salah satu kelompok. Dia sudah membuat laporan resmi ke Polsek Ilir Barat I," jelas Kompol Rifan, Rabu (7/1/2026).

Kompol Rifan menjelaskan bahwa ketegangan tidak langsung terjadi di jalan raya. Keributan awal mulanya meletus di area parkir luar Palembang Square (PS) Mall. Di lokasi inilah Rafiq dan Firman mengalami luka-luka.

Situasi kemudian semakin memanas dan meluas hingga ke Jalan Angkatan 45. Dalam aksi kejar-kejaran yang viral di media sosial tersebut, korban Billy menjadi sasaran pengeroyokan oleh kelompok lawan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif pasti di balik bentrokan kedua ormas tersebut. Meski Billy dan Firman sudah melapor, pihak Rafiq sejauh ini belum melayangkan laporan resmi karena masih fokus pada proses medis.

"Kami sudah mengarahkan pihak Rafiq untuk segera membuat laporan. Saat ini, penanganan kasus secara keseluruhan telah diambil alih oleh Satreskrim Polrestabes Palembang guna penyelidikan lebih mendalam," pungkas Rifan. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia