Sumsel

Polisi Buru Kelompok Bersajam dalam Bentrokan di Depan PS Mall, Identitas Pelaku Mulai Terungkap

Maman Suparman | 7 Januari 2026, 16:51 WIB
Polisi Buru Kelompok Bersajam dalam Bentrokan di Depan PS Mall, Identitas Pelaku Mulai Terungkap

AKURAT.CO SUMSEL Aksi tawuran yang melibatkan kelompok bersenjata tajam di kawasan Jalan Angkatan 45, tepatnya di depan Palembang Square (PS) Mall, kini menjadi prioritas utama Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang.

Insiden berdarah yang terjadi pada Selasa (6/1/2026) siang tersebut sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas peristiwa yang meresahkan masyarakat tersebut. Ia memastikan proses penyelidikan terus digencarkan untuk menangkap para pelaku.

"Peristiwa ini menjadi atensi penuh bagi kami. Anggota sudah bergerak di lapangan untuk melakukan pendalaman," tegas Sonny kepada awak media, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian mengklaim telah mengantongi identitas beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi saling serang tersebut.

Meski demikian, polisi masih merahasiakan detail inisial pelaku demi kepentingan pengejaran.

Baca Juga: Ketua DPRD Sumsel Minta Aparat Tindak Tegas Bentrokan Ormas di Palembang

"Sudah ada beberapa pelaku yang teridentifikasi. Saat ini masih terus kami kembangkan dan dalami lebih lanjut," tambah Sonny.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, suasana di lokasi kejadian tampak sangat mencekam. Sejumlah pria terlihat mengenakan helm dan masker untuk menutupi wajah, sambil mengacungkan senjata tajam dan kayu.

Dalam potongan video tersebut, seorang pria yang terjatuh menjadi bulan-bulanan kelompok lawan. Korban sempat dikeroyok dan dihujani sabetan senjata tajam sebelum akhirnya berhasil melarikan diri ke dalam sebuah mobil yang telah menunggu.

Purwanto, seorang penarik bentor yang berada di lokasi saat kejadian, menyebutkan bahwa ketegangan sudah terasa sejak para pelaku bergerak dari arah jalan sebelum mal.

"Mereka sudah ramai, terlihat saling kejar sampai akhirnya terjadi keributan itu," ungkapnya.

Di sisi lain, fakta unik terungkap dalam kasus ini di mana kedua belah pihak yang bertikai justru sama-sama melayangkan laporan ke polisi.

Keduanya saling klaim sebagai korban dalam bentrokan tersebut. Menanggapi hal ini, penyidik Polrestabes Palembang menyatakan akan bersikap objektif dan tetap memproses laporan sesuai dengan fakta-fakta hukum yang ditemukan di lapangan. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia