Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,06 Persen pada Triwulan III 2026, Melambat Dibanding Tahun Lalu

AKURAT.CO SUMSEL Pertumbuhan ekonomi Sumatra Selatan (Sumsel) pada triwulan III 2026 mencapai 5,06 persen secara tahunan atau year on year (YoY). Meski masih tumbuh positif, capaian tersebut menunjukkan perlambatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,20 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan harga berlaku (ADHB) pada triwulan III 2026 mencapai Rp206,24 triliun. Sementara itu, berdasarkan harga konstan (ADHK) 2010, nilainya sebesar Rp107,66 triliun.
Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, mengatakan perlambatan pertumbuhan ekonomi tersebut terlihat dari perbandingan capaian triwulan III 2026 dengan periode yang sama pada 2025.
"Secara YoY sebesar 5,06 persen, juga mengalami perlambatan dibandingkan periode triwulan III/2025 yang tercatat 5,20 persen," ujarnya dalam rilis berita statistik, Kamis (5/11/2026).
Dari sisi lapangan usaha, seluruh 17 sektor ekonomi di Sumsel masih mampu mencatatkan pertumbuhan positif. Namun, kontribusi terbesar terhadap perekonomian daerah masih berasal dari sektor pertambangan dan penggalian dengan porsi 24,46 persen.
Selanjutnya, industri pengolahan menyumbang 18,51 persen, sedangkan sektor lainnya memberikan kontribusi sebesar 14,61 persen.
Meski bukan penyumbang terbesar, industri pengolahan justru mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan. Sektor ini tumbuh 7,38 persen, sementara pertambangan dan penggalian hanya tumbuh 2,14 persen.
Adapun sektor dengan pertumbuhan tertinggi pada triwulan III 2026 adalah jasa kesehatan sebesar 11,68 persen. Disusul administrasi pemerintahan yang tumbuh 9,59 persen serta informasi dan komunikasi sebesar 9,52 persen.
Wahyu menjelaskan, industri pengolahan menjadi sektor dengan sumbangan terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Sumsel dari sisi lapangan usaha.
"Sumber pertumbuhan ekonomi sebesar 5,06 persen paling besar berasal dari industri pengolahan dengan kontribusi 1,30 persen," katanya.
Baca Juga: Isu Penyadapan Listyo Sigit Ramai, Herman Deru: Saya Tidak Pegang Handphone
Sementara itu, dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian Sumsel. Komponen ini memiliki kontribusi sebesar 56,84 persen terhadap struktur PDRB dengan pertumbuhan mencapai 4,93 persen.
Konsumsi rumah tangga juga menjadi sumber pertumbuhan terbesar dari sisi pengeluaran dengan sumbangan sebesar 2,81 persen.
Di posisi berikutnya, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) memberikan kontribusi 28 persen terhadap PDRB, tetapi hanya tumbuh 0,84 persen.
Sementara itu, ekspor luar negeri yang menyumbang 22,41 persen justru mengalami kontraksi sebesar 4,06 persen.
Adapun konsumsi pemerintah tumbuh cukup tinggi mencapai 12,39 persen dengan kontribusi 5,88 persen. Konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) tumbuh 4,87 persen dengan kontribusi 1,34 persen.
Sedangkan impor luar negeri tercatat tumbuh 5,17 persen dengan kontribusi sebesar 3,25 persen.
Wahyu menambahkan, perekonomian Sumsel juga memiliki peran cukup besar terhadap aktivitas ekonomi di Pulau Sumatra.
Pada triwulan III 2026, Sumatra Utara, Riau, dan Sumsel menjadi tiga provinsi dengan kontribusi terbesar terhadap perekonomian regional. Ketiganya secara keseluruhan menyumbang 60,70 persen terhadap total PDRB Pulau Sumatra.
Khusus Sumsel, kontribusinya tercatat mencapai 13,77 persen terhadap perekonomian Pulau Sumatra.
Meski mengalami perlambatan secara tahunan, pertumbuhan ekonomi Sumsel masih tergolong tinggi dibandingkan provinsi lainnya di kawasan tersebut.
"Dari sisi pertumbuhan, ekonomi Sumsel pada triwulan III/2026 menempati posisi tertinggi kedua di Pulau Sumatra setelah Kepulauan Riau," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 2BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 3Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 4Update Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Rabu 4 November 2026
- 5Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Stabil Hari Ini, Termahal Rp13,7 Juta per Suku
- 7Daftar Hari Besar Nasional November 2026, Cek Tanggal Merah dan Hari Liburnya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 November 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








