Sumsel

Emas Perhiasan Palembang Turun Rp200 Ribu per Suku Hari Ini

Septiyanti Dwi Cahyani | 11 Februari 2026, 13:47 WIB
Emas Perhiasan Palembang Turun Rp200 Ribu per Suku Hari Ini

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang turun Rp200 ribu per suku hari ini.

Penurunan ini menjadikan harga emas ada di level Ro16 juta per suku untuk harga terendah.

Adapun harga tertinggi masih mendekati Rp16,5 juta per suku.

Baca Juga: Lenovo Siapkan Gebrakan, Tablet Gaming Legion Y700 Generasi Terbaru Segera Meluncur

Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Rabu, 11 Februari 2026

Toko Laris Pasar 16

Harga emas di Toko Laris turun Rp100 ribu hari ini.

Baca Juga: Viral Mahasiswi di Jogja Nekat Kejar dan Tabrak Jambret HPnya, Ternyata Pelaku Adalah Residivis

Untuk kalung dan gelang menjadi Rp16,3 juta per suku.

Sedangkan cincin jadi Rp16,4 juta per suku atau Rp100 ribu lebih tinggi.

Harga tersebut sudah termasuk ongkos produksi perhiasan dengan emas kadar 22 karat atau 92 persen. 

Baca Juga: Ziarah Kubur Jelang Ramadhan Ramai Dilakukan, Ini Penjelasan Soal Waktu Terbaik Menurut Islam

Toko Anda Palembang

Harga emas di Toko Anda juga mengalami penurunan sebesar Rp200 ribu.

Dengan penurunan tersebut, harga emas di Toko Anda kembali ke angka Rp16 juta per suku.

Baca Juga: Kenapa Cuaca Panas Bikin Cepat Haus? Ini Penjelasan dan Cara Mencegah Dehidrasi

Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan dan belum termasuk biaya potongan penjualan sebesar 4 persen dari harga emas.

Penyebab Harga Emas Berubah-ubah

Harga emas masih bisa berubah-ubah setiap waktunya, sekalipun dalam satu hari yang sama.

Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Lima Konglomerat di Hambalang, Bahas Strategi Ekonomi dan Pembukaan Lapangan Kerja

Biasanya perubahan harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah ataupun kondisi geopolitik terkini.

Ketegangan antar negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, China hingga Rusia juga bisa menjadi penyebab harga emas mengalami perubahan. (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.