Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Jelang Akhir Pekan

AKURAT. CO SUMSEL - Satu hari menjelang akhir pekan, harga emas perhiasan Palembang kembali mengalami penurunan meski tidak signifikan.
Penurunan harga hanya berkisar Rp50 ribu per sukunya dan tidak terjadi di semua toko.
Kendati demikian, harga emas perhiasan Palembang akan terus bergerak dan masih bisa berubah setiap saat.
Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Jalan Kaki Penting dan Harus Mulai Dibiasakan Sejak Sekarang
Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Jumat, 14 November 2025.
Toko Laris Pasar 16
Harga emas perhiasan di toko Laris hari ini turun Rp50 ribu per suku.
Baca Juga: Kenapa Istri Sering Ngomel Panjang? Ini Penjelasan Ahli dan Realita di Rumah Tangga Indonesia
Untuk kalung dan gelang menjadi Rp13,6 juta per suku, sedangkan untuk cincin menjadi Rp13,7 juta per suku.
Harga tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan perhiasan emas dengan kadar 22 karat atau 92 persen.
Toko Anda Palembang
Baca Juga: Deretan Nama Pelatih yang Disodorkan ke PSSI Gantikan Kluivert, Timur Kapadze Bukan Satu-satunya
Sementara itu, harga emas di toko Anda terpantau stabil atau sama dengan harga kemarin, Kamis (13/11/2025).
Yaitu Rp13,3 juta per suku untuk semua jenis perhiasannya.
Harga tersebut sudah termasuk biaya penjualan dari pihak toko sebesar Rp500 ribu per toko.
Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Sabtu 15 November 2025, Didominasi Film Baru Indonesia
Penyebab Kenaikan Harga Emas
Tren kenaikan harga emas biasanya mengikuti tren kenaikan harga emas dunia dan logam mulia.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan beberapa faktor utama pendorong pergerakan harga emas. Berikut rangkumannya:
Baca Juga: 7 Wilayah Palembang Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini, Cek Daerah Mana Saja
1. Tingginya aksi beli dari pelaku pasar yang membuat harga emas kembali naik dengan potensi taking profit di kisaran USD 4.100 per troy ons.
2. Faktor geopolitik yang meliputi konflik di Timur Tengah hingga ketegangan di Eropa yang terus memanas.
3. Ketidakpastian fiskal AS dan tekanan global yang berpotensi meningkatkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas ekonomi AS dan mendorong mereka beralih ke aset aman seperti emas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









