Sumsel

Sosok Sleeping Prince, Pangeran Arab Saudi yang Meninggal Usai Koma Selama 20 Tahun

St Shofia Munawaroh | 21 Juli 2025, 08:00 WIB
Sosok Sleeping Prince, Pangeran Arab Saudi yang Meninggal Usai Koma Selama 20 Tahun

AKURAT. CO SUMSEL - Kabar duka datang dari keluarga besar Kerajaan Arab Saudi.

Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Khalid Al Talal dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (19/7/2025).

Pangeran Alwaleed menghembuskan napas terakhirnya di usia 36 tahun usai koma selama 20 tahun.

Baca Juga: Viral Grup LGBT di Medsos Picu Keresahan Warga Palembang, Polisi Pantau Dugaan Pelanggaran Hukum

Siapa sosoknya dan apa penyebab meninggal Pangeran Alwaleed?

Simak ulasannya dalam rangkuman berikut ini. 

Profil Pangeran Alwaleed

Baca Juga: Pemuda di Palembang Jadi Korban Penusukan di Pinggang Usai Cekcok di Jalan

Pangeran Al Waleed merupakan cicit dari pendiri Kerajaan Arab Saudi King Abdul Aziz.

Ia termasuk dalam antrean pewaris takhta kerajaan karena statusnya sebagai cucu dari Pangeran Al Talal bin Abdulaziz.

Meski tidak termasuk dalam garis eksekusi langsung, Al Waleed tetap menjadi bagian penting dari Kerajaan Arab Saudi dan menempati kedudukan terhormat di dalamnya. 

Baca Juga: Mayoritas Tenaga Kerja Sumsel Terkonsentrasi pada Usia Produktif di Atas 25 Tahun

Julukan Sleeping Prince atau Pangeran Tidur

Alwaleed mendapat julukan Sleeping Prince atau Pangeran Tidur karena sebelum meninggal, ia sempat koma selama 20 tahun.

Semua ini berawal dari sebuah kecelakaan yang ia alami saat masih menjalani pendidikan militer di London pada tahun 2015.

Baca Juga: Sektor Jasa dan Pertanian Dominasi Lapangan Kerja di Sumsel Tahun 2024

Mobil yang ditumpanginya terlibat dalam tabrakan hebat yang menyebabkan trauma otak parah dan pendarahan internal.

Sejak itu, Alwaleed tak pernah lagi membuka kedua matanya. 

Berbagai Pengobatan Dicoba

Baca Juga: Meriahkan Semangat Mahasiswa, Gubernur Sumsel Buka Porseni IBA 2025: Lebih dari 1.300 Peserta Unjuk Bakat Lintas Provinsi

Setelah mendapat perawatan awal di Inggris, Pangeran Al-Waleed dipindahkan ke King Abdulaziz Medical City di Riyadh, tempat dimana ia dirawat hingga akhir hayatnya.

Beberapa kali keluarganya juga mendatangkan tim dokter dari Amerika Serikat dan Spanyol, termasuk ahli saraf ternama, demi mencari kesembuhan.

Tunjukkan Beberapa Kemajuan

Baca Juga: Penyiram Air Keras ke Lansia di Palembang Ditangkap, Motif Diduga Dendam Keluarga

Selama koma, Alwaleed beberapa kali menunjukkan kemajuan, yakni dengan menunjukkan beberapa pergerakan.

Pada tahun 2019, bibinya yang bernama Putri Rima bin Talal membagikan video gerakan kecil Alwaleed.

Alwaleed diceritakan dapat menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan meski dengan kondisi mata masih tertutup.

Baca Juga: Viral! Sopir Truk Tabrak Motor di Simpang Bandara Palembang, Kabur Tanpa Plat Nomor

Kemudian di tahun 2020, sempat viral di mana Alwaleed menggerakkan tangan saat ia diberi salam. 

Penghentian Mesin Alat Bantu Hidup

Meski tak banyak menunjukkan perubahan berarti, keluarganya tak pernah menyerah.

Baca Juga: Viral! Sopir Truk Tabrak Motor di Simpang Bandara Palembang, Kabur Tanpa Plat Nomor

Sang ayah bahkan menolak saran untuk menghentikan semua mesin dan alat bantuan hidup untuk putranya. 

Meninggal 19 Juli 2025

Kabar meninggalnya Pangeran Alwaleed diumumkan langsung oleh sang ayah, Pangeran Khalid Al Talal melalui media sosial X. 

Baca Juga: Lengah Sejenak, HP Rp 3,2 Juta Raib Digondol Pencuri di Depan Counter Pulsa

"Dengan hati yang percaya pada kehendak Allah, dan duka yang mendalam, kami mengumumkan wafatnya putra tercinta kami, Al-Waleed bin Khalid bin Talal bin Abdulaziz Al Saud. Semoga Allah merahmatinya," tulisnya.

Pengumuman itu juga disertai kutipan ayat Al-Quran seolah menggambarkan keimanan dan ketenangan jiwa. 

"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridha dan diridhai. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-Ku" tulis Pangeran Khalid. 

Salat jenazah Al-Waleed digelar di Masjid Imam Turki bin Abdullah, Riyadh, pada Minggu, disusul rangkaian takziah selama tiga hari.(*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.