Pesona Desa Ekowisata Burai di Ogan Ilir Raih Pengargaan: Ini Potensi yang Dimilikinya

AKURAT.CO SUMSEL Desa Burai, yang terletak di Kabupaten Ogan Ilir, telah menjadi salah satu destinasi wisata utama yang terkenal di kalangan masyarakat lokal.
Desa Burai menarik perhatian wisatawan dengan keindahan rumah-rumah berwarna yang tersebar di seluruh desa.
Setiap warna-warni bangunan menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang ingin mengabadikan momen dengan berfoto di sekitar desa ini.
Baca Juga: Mau Healing? Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Pagaralam yang Bisa Menghilangkan Stres
Prestasi Desa Burai semakin bersinar pada tahun 2021 ketika Provinsi Sumatera Selatan meraih 8 penghargaan pada Anugrah Pesona Indonesia. Desa Burai berhasil meraih juara kelima CHSE ADWI Kemenparekraf RI 2021.
Desa Burai dan Potensi Yang Dimiliki
Desa Burai, dapat dijangkau dari Kota Palembang melalui akses tol Indralaya dengan waktu tempuh sekitar 40 menit.
Keberhasilan Desa Burai sebagai Kampung Wisata Kedua Terpopuler dalam Anugrah Pesona Indonesia (API) 2020 menunjukkan daya tariknya bagi wisatawan lokal dan luar daerah.
Desa ini mengalami transformasi menjadi desa ekowisata sejak tahun 2017 melalui inisiatif masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak seperti Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, BUMN, dan lembaga lainnya.
Desa Burai kini dikenal sebagai kampung warna-warni yang diawali dengan pengecatan jalan setapak, tempat ibadah, dan rumah penduduk di sepanjang Sungai Kelakar.
Inisiatif ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.
Selain potensi yang telah disebutkan, Sungai Kelakar di Desa Burai turut dikembangkan dengan sarana wisata seperti warung apung, dermaga apung, dan wahana water sport.
Kreativitas masyarakat tidak hanya terbatas pada penataan warna-warni desa, tetapi juga pada pemanfaatan sungai yang ada.
Desa Burai tidak hanya membanggakan prestasinya sebagai destinasi wisata, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.
Dengan berbagai keahlian masyarakat, seperti menenun kain songket dan membuat kerajinan tangan, Desa Burai menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk mengoptimalkan potensi lokal mereka.
Bagi wisatawan yang berkunjung, jangan lupa membawa oleh-oleh khas Desa Wisata Burai, seperti kain songket Burai yang dapat dijadikan pakaian atau tas.
Selain itu, anyaman purun dari rumput liar di rawa-rawa juga menjadi pilihan unik sebagai kenang-kenangan.
Kreativitas warga Desa Burai tidak hanya dihargai melalui penghargaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan potensi desa wisata di Indonesia.
Potensi Yang Dimiliki Desa Burai
1. Bangunan apung di Sungai Kelakar,
2. Pemanfaatan rumah limas dan rumah bari sebagai homestay
3. kuliner khas seperti pindang dan kemplang yang menjadi daya tarik bagi wisatawan
4. Hasil kerajinan tangan seperti songket dan purun juga menjadi oleh-oleh yang diminati oleh pengunjung.
5. Tari Bumme yang menjadi bagian dari atraksi pertunjukan di Desa Burai juga menambah keunikannya.
(MG/CC Ahmad Wiro Yuda)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 2BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 3Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 4Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 5Update Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Rabu 4 November 2026
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Stabil Hari Ini, Termahal Rp13,7 Juta per Suku
- 7Daftar Hari Besar Nasional November 2026, Cek Tanggal Merah dan Hari Liburnya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 4 November 2026, Aries hingga Leo Punya Peluang Baru
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







