Sumsel

Komisioner KPU Sumsel Masih Kosong, Tugas dan Tanggung Jawab Diambil Alih KPU RI

Muhammad Husni Mushonifi | 10 November 2023, 10:05 WIB
Komisioner KPU Sumsel Masih Kosong, Tugas dan Tanggung Jawab Diambil Alih KPU RI

AKURAT.CO SUMSEL Habisnya masa jabatan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan saat ini komisioner KPU Sumsel masih kosong.

Jabatan Komisioner KPU Sumsel berakhir pada 7 November 2024 silam, dan saat ini belum ada penggantinya. Padahal tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 akan memasuki masa kampanye pada 28 November 2023. Bahkan, pemungutan suara dalam pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) akan digelar 14 Februari mendatang.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari mengatakan tugas dan tanggung jawab tersbut akan diambil alih oleh KPU RI karena tidak adanya komisioner KPU Sumel.

"Jadi tanggung jawab dab pekerjaannya diambil alih oleh KPU RI," ujarnya, usai penandatanganan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) pendanaan Pilkada serentak tahun 2024, Kamis (9/11/2023).

Bukan pertama kali KPU RI mengambil aloh tugas dan tanggung jawab Komisioner KPU. KPU RI pernah mengambil alih pekerjaan KPU Aceh yang masa jabatan komisaris nya habis.

"Total, sudah ada 12 KPU di provinsi yang pernah diambil alih pihaknya. Hal yang biasa mengambil alih pekerjaan komisioner yang habis masa jabatan, tahapan-tahapan Pemilu serentak 2024 juga tidak akan terganggu, masih tetap on-schedule, biasa-biasa saja kok," jelasnya.

Baca Juga: Pilkada Serentak di Sumsel Telan Biaya Sebesar Rp 1,4 Triliun

Pengambilan alih KPU RI di KPU Sumsel ini akan berakhir setelah ada komisioner yang baru. Karena saat ini masih dalam tahap penilaian.

"Secepatnya akan kita umumkan jika sudah ada keputusan siapa komisioner di KPU Sumsel. Saat ini masih dalam penilaian KPU RI," ungkapnya.

Hasyim menyebut, kondisi masyarakat di Sumsel menjelang Pemilu serentak dalam keadaan baik. Menurutnya, Sumsel termasuk dalam wilayah yang aman.

"Masyarakat di Sumsel punya budaya menjaga perdamaian, rasa persaudaraan yang kuat. Hal itu berkaca dari kontestasi Pemilu sebelumnya-sebelumnya," ujar Hasyim.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengatakan bahwa akan terus menjaga kemanan dan kestabilitasan Sumsel saat Pilkada serentak nanti.

"Sumsel harus zero conflict, kita haru damai dan menjaga ini semua," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.