Pemkot Palembang Fokus Benahi PJU, 8.000 Titik Jadi Prioritas Tahun Ini

AKURAT.CO SUMSEL Upaya menghadirkan kota yang lebih terang dan aman terus digenjot Pemerintah Kota Palembang. T
ahun 2026, sebanyak 8.000 unit lampu jalan ditargetkan dipasang dan diperbaiki untuk menjawab keluhan warga yang selama ini mengeluhkan banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang padam.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan program ini merupakan bagian dari percepatan “Palembang Terang” yang difokuskan pada peningkatan layanan dasar bagi masyarakat.
“Tim PJU Dinas Perhubungan sudah melakukan perencanaan hingga pelaksanaan, termasuk perbaikan dan penambahan titik yang masih minim penerangan,” ujarnya, Kamis(9/4/2026).
Saat ini, total lampu jalan di Palembang mencapai 59.891 titik. Rinciannya terdiri dari 23.375 lampu LED, 36.516 jenis SON-T, serta 1.800 lampu tenaga surya.
Pada 2025, sebanyak 7.701 titik telah diperbaiki. Tahun ini, jumlah tersebut ditingkatkan dengan target 8.000 unit, baik pemasangan baru maupun penggantian lampu rusak.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, terutama di kawasan yang selama ini minim penerangan.
Program ini juga dipicu banyaknya laporan masyarakat terkait lampu jalan yang mati. Dalam sehari, pemerintah kota bisa menerima sekitar 80 laporan.
Untuk merespons hal tersebut, Pemkot memperkuat sistem pengawasan dan mempercepat penanganan di lapangan.
Baca Juga: Pemerintah Alihkan Pasokan LPG 3 Kg ke Rumah Tangga, Imbas Ketergantungan Impor Capai 84%
“Setiap laporan akan segera ditindaklanjuti. Ini menjadi prioritas kami,” kata Dewa.
Meski demikian, perbaikan tidak selalu berjalan mulus. Tim PJU menghadapi sejumlah kendala, mulai dari faktor cuaca hingga keterbatasan armada.
Saat ini, operasional perbaikan didukung lima mobil crane dan satu mobil pelayanan, yang harus menjangkau seluruh wilayah kota.
Selain perbaikan konvensional, Pemkot juga mulai mengembangkan lampu jalan berbasis tenaga surya (PJUTS). Lampu ini menggunakan daya 60 watt dengan masa garansi hingga lima tahun, serta tiang setinggi tujuh meter yang dirancang aman dan tahan lama.
Penggunaan teknologi ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang, terutama di wilayah yang sulit dijangkau jaringan listrik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






