17 Kecelakaan dalam 4 Hari Mudik, Kapolda Sumsel Perintahkan Patroli Diperketat

AKURAT.CO SUMSEL Arus mudik Lebaran 2026 di Sumatera Selatan diwarnai meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Dalam empat hari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, tercatat 17 kejadian kecelakaan di berbagai jalur mudik.
Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, menegaskan seluruh jajaran kepolisian harus menjadikan data tersebut sebagai bahan evaluasi serius dalam pengamanan arus mudik.
“Setiap kejadian kecelakaan harus menjadi evaluasi bersama. Saya minta patroli di jalur rawan kecelakaan ditingkatkan dan pengamanan dilakukan maksimal,” tegasnya, Selasa (17/3/2026).
Berdasarkan laporan harian Polda Sumatera Selatan, dari 17 kecelakaan tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, tujuh orang mengalami luka berat dan 18 lainnya luka ringan.
Total kerugian material akibat insiden tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp579,5 juta.
Data ini menunjukkan tingginya risiko perjalanan di jalur mudik, terutama pada titik-titik rawan kecelakaan yang dilintasi kendaraan dalam jumlah besar.
Baca Juga: Modus Tanya Alamat, Mahasiswa di Palembang Kehilangan iPhone Dirampas Pria Tak Dikenal
Selain faktor kepadatan, Kapolda juga menyoroti keberadaan kendaraan besar seperti truk bersumbu tiga atau lebih yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik.
Ia menegaskan, kendaraan angkutan barang wajib mematuhi aturan pembatasan operasional selama periode mudik dan arus balik.
“Kendaraan besar harus mengikuti aturan pembatasan. Ini penting untuk menjaga keselamatan pemudik dan mencegah kemacetan,” ujarnya.
Dalam Operasi Ketupat Musi 2026, aparat kepolisian telah menjalankan berbagai langkah pengamanan di lapangan. Tercatat sebanyak 822 kegiatan melalui sistem peringatan dini (Early Warning System) serta 2.972 kegiatan preemtif dan preventif.
Kegiatan tersebut meliputi patroli lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, pengamanan simpul transportasi, hingga edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Seiring pelaksanaan mudik, mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan juga mengalami peningkatan signifikan. Data menunjukkan ribuan penumpang bergerak melalui berbagai moda transportasi.
Mulai dari 5.064 penumpang di terminal, 4.360 penumpang kereta api, 37.334 penumpang penyeberangan, hingga 24.717 penumpang melalui bandara.
Selain itu, arus kendaraan di sejumlah ruas tol di wilayah Sumatera Selatan juga terpantau meningkat selama periode mudik.
Kapolda mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Pengemudi diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara.
“Jangan memaksakan diri saat lelah. Manfaatkan rest area untuk beristirahat,” imbaunya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu'min Wijaya, menyatakan pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan data secara terbuka.
Menurutnya, transparansi tersebut menjadi bagian dari upaya evaluasi sekaligus peningkatan kualitas pengamanan selama Operasi Ketupat Musi 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell dan BP Rabu 16 September 2026
- 2BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 3Desil 1- 4 Dapat Bansos Apa Saja September 2026? Cek Daftarnya di Sini
- 4Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 5Antrean BBM di Palembang Tembus 10 Jam, Herman Deru Soroti Pasokan Pertalite dan Bio Solar
- 6Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Baru hingga Kabar Tak Terduga
- 87 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








