Sumsel

Pengamanan Ketat dari Polisi Selama Pendaftaran Pilkada, Segini Personel yang Diturunkan

Atiek Widyastuti | 27 Agustus 2024, 15:42 WIB
Pengamanan Ketat dari Polisi Selama Pendaftaran Pilkada, Segini Personel yang Diturunkan

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 499 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan saat pendaftaran calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 yang dimulai pada Senin, 27 Agustus 2024.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono menyampaikan bahwa personel tersebut dikerahkan untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar dan tertib.

"Kami menerjunkan total 499 personel yang juga mendapat dukungan dari BKO Polda Sumsel untuk mengamankan titik-titik utama dalam rangkaian pendaftaran ini," ungkapnya, Senin (27/8/2024).

Menurut Harryo, beberapa pasangan calon baik untuk Pilgub Sumsel maupun Pilwalkot Palembang sudah mengonfirmasi jadwal pendaftaran mereka. Pengamanan akan difokuskan pada titik-titik strategis, terutama lokasi deklarasi massa pendukung sebelum konvoi menuju KPU.

Massa pasangan Herman Deru-Cik Ujang (HDCU), misalnya, direncanakan berkumpul di Plaza Jakabaring Sport City (JSC), di mana sekitar 10 ribu pendukung akan meramaikan acara sebelum bergerak ke KPU Sumsel.

"Kami telah menentukan lokasi tambahan yang akan digunakan sebagai pusat konsentrasi massa, dan kami akan memastikan setiap prosedur hingga pendaftaran selesai," tambahnya.

Baca Juga: Viral Aksi Bajing Loncat Sasar Truk Bermuatan Elpiji di Palembang

Sementara itu, untuk pendaftaran calon Pilwalkot Palembang, pasangan Yudha Pratomo Mahyudin-Baharuddin akan menjadi yang pertama mendaftar ke KPU Kota Palembang. Mereka akan memulai pergerakan dari wilayah Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I, pada pagi hari sebelum melakukan pendaftaran.

Harryo juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama proses pendaftaran berlangsung. KPU Sumsel telah menetapkan bahwa hanya 100 orang dari setiap tim sukses yang diperbolehkan mendampingi calon saat pendaftaran, dengan pembatasan lebih ketat di KPU Palembang mengingat keterbatasan akses.

"Di lokasi Kantor Kecamatan Ilir Timur I dan Kantor KONI Palembang, kami sudah menyiapkan kantong parkir. Selain itu, kami akan membatasi akses jalan berdasarkan aturan jumlah pendamping yang ditetapkan oleh KPU," katanya

Lebih lanjut, Harryo menegaskan bahwa setelah pendaftaran, para calon akan diarahkan untuk menjalani tes kesehatan di RS Muhammad Hoesin (RSMH). Untuk mencegah kerumunan yang tidak perlu, dia meminta agar paslon tidak membawa lebih dari 10 pendukung ke rumah sakit.

"Kami mengingatkan pentingnya mematuhi aturan ini demi kelancaran proses pendaftaran dan tes kesehatan, serta menjaga ketertiban umum," pungkasnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
H
Editor
Hermanto