Jarak Pandang Terbatas di Selat Bangka, Penyeberangan Tanjung Api-Api Masih Berjalan Normal

AKURAT.CO SUMSEL Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur kawasan Selat Bangka sejak pagi tadi sempat mempengaruhi jarak pandang kapal yang menyeberang dari Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) ke Tanjung Kalian, Bangka. Meski begitu, petugas memastikan kondisi penyeberangan tetap aman dan lancar.
Menurut Wasatpel Pelabuhan TAA, Rupit Wijaya, hujan yang terjadi sejak pukul 10.00 WIB ini cukup bervariasi, mulai dari gerimis hingga hujan lebat yang datang secara bergantian. Hal ini sempat mengurangi jarak pandang kapal menjadi hanya sekitar 1-2 kilometer.
"Jarak pandang sempat terbatas, tapi hanya sebentar-sebentar. Hujan deras dan gerimis datang bergantian. Meski begitu, semua kapal tetap melanjutkan perjalanan dengan aman," ujar Rupit, Rabu (25/12/2024).
Ia menambahkan bahwa tidak ada penundaan keberangkatan kapal yang terjadi selama cuaca buruk ini. Bahkan, meski sempat terjadi hujan deras, kondisi angin dan ombak tetap terkendali sesuai dengan laporan BMKG, sehingga kapal-kapal dapat berlayar dengan aman.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah Melejit di Palembang, Tembus Rp 70 Ribu per Kg
"Sampai pukul 15.00 WIB, penyeberangan masih lancar dan aman. Angin tidak terlalu kencang, dan ombak sesuai dengan prediksi BMKG," katanya.
Kondisi jarak pandang di Selat Bangka pun mulai membaik dan kembali normal, mencapai 5 kilometer, sehingga para pelaku perjalanan sudah dapat melanjutkan perjalanan dengan nyaman. Petugas Pelabuhan TAA tetap memantau kondisi cuaca dan mengimbau kepada pengelola kapal untuk selalu mengikuti informasi cuaca dari BMKG.
Pada hari Selasa (24/12), jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari TAA menuju Tanjung Kalian tercatat mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Sebanyak 1.106 penumpang dan 309 kendaraan tercatat melakukan penyeberangan, dengan kepadatan terjadi pada pagi hari, sementara siang dan sore hari terlihat lebih sepi.
"Memang ada penurunan jumlah penumpang siang hingga sore, namun pagi harinya cukup ramai, terutama saat arus mudik libur Natal," ungkapnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









