Sumsel

PKG di Sumsel Digelar dalam Tiga Momentum: Ulang Tahun, Sekolah, dan Khusus Ibu Hamil-Balita

Maman Suparman | 24 Januari 2025, 21:00 WIB
PKG di Sumsel Digelar dalam Tiga Momentum: Ulang Tahun, Sekolah, dan Khusus Ibu Hamil-Balita

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai melakukan sosialisasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) kepada kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota.

Program yang akan dimulai pada Februari mendatang ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sumsel.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, menjelaskan bahwa program PKG akan dilaksanakan berdasarkan tiga momentum.

"Untuk itu kami harapkan kepada Bupati Walikota utamanya Dinas Kesehatan dan OPD terkait untuk dapat melaksanakan ini," ujar Trisnawarman, Jumat (24/1/2025).

Trisnawarman menjelaskan bahwa PKG akan dilaksanakan dalam tiga tahap berbeda yang disesuaikan dengan kelompok sasaran. Pertama, ada PKG Ulang Tahun, yang diperuntukkan bagi balita usia di bawah 5 tahun dan individu di atas 18 tahun.

Program ini dapat diakses selama satu bulan setelah tanggal ulang tahun penerima, dan pelaksanaannya akan dilakukan melalui puskesmas dan klinik.

Kedua, PKG Sekolah yang akan dimulai pada bulan Juli 2025. Program ini dikhususkan bagi siswa berusia 6 hingga 18 tahun dan akan dilaksanakan di sekolah-sekolah.

Baca Juga: Pemprov Sumsel Siapkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Mulai Februari 2025

Ketiga, PKG Khusus untuk ibu hamil dan balita, yang akan diselenggarakan di puskesmas dan posyandu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

"Untuk itu kami harapkan kepada Bupati Walikota, khususnya Dinas Kesehatan dan OPD terkait, untuk mendukung dan melaksanakan program ini dengan baik," ujar Trisnawarman.

Menurut Trisnawarman, PKG bukanlah sebuah pemeriksaan kesehatan rutin (MCU), melainkan merupakan jenis skrining awal untuk mendeteksi berbagai masalah kesehatan.

Pemeriksaan dibagi menjadi tiga siklus, yakni untuk bayi baru lahir, balita dan anak pra-sekolah, serta skrining untuk dewasa dan lansia.

Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan antara lain, untuk bayi baru lahir meliputi pemeriksaan hormon, G6PD, penyakit jantung bawaan, kelainan empedu, serta pemantauan pertumbuhan seperti berat badan dan tinggi badan.

Untuk anak pra-sekolah, skrining akan mencakup pemeriksaan perkembangan, tuberkulosis, telinga, mata, gigi, thalasemia, dan kadar gula darah.

Sementara untuk dewasa dan lansia, pemeriksaan mencakup tekanan darah, gula darah, risiko stroke, jantung, ginjal, serta deteksi dini kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, dan pemeriksaan kesehatan lainnya.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat, mendeteksi dini potensi penyakit, serta memperkuat sistem kesehatan di Provinsi Sumsel. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia