Pemprov Sumsel Siapkan Operasi Pasar Jelang Lebaran, Antisipasi Fluktuasi Harga Sembako

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar operasi pasar bersama Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
Langkah ini diambil setelah adanya laporan dari Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumsel mengenai lonjakan harga sembako dan kelangkaan gas LPG 3 kg di beberapa daerah.
Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan bahwa fluktuasi harga menjelang hari besar keagamaan adalah fenomena yang kerap terjadi akibat lonjakan permintaan dan panic buying.
Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Masukannya mengenai adanya fluktuasi harga sembako, kelangkaan LPG, dan lainnya tentu akan kita tindak lanjuti. Kita akan segera lakukan operasi pasar bersama BI. Semoga ini bisa menjawab kegamangan masyarakat," ujar Herman Deru usai menerima audiensi Kepala BINDA Sumsel, Selasa (11/3/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BINDA Sumsel, Subadi memaparkan hasil pemantauan mereka terhadap kondisi ekonomi dan sosial di daerah.
Salah satu temuan utama adalah lonjakan harga sejumlah bahan pokok seperti daging sapi, daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit.
Selain itu, BINDA juga mencatat adanya kelangkaan gas LPG 3 kg di beberapa wilayah. Subadi menegaskan bahwa meskipun kondisi keamanan masih kondusif, pemerintah perlu mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu pasokan bahan pangan dan energi.
"Situasi masih kondusif, namun perlu diantisipasi pasokan saat terjadi cuaca ekstrem," jelasnya.
Selain isu harga pangan dan energi, pertemuan tersebut juga membahas Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Empat Lawang. BINDA memastikan bahwa proses demokrasi di daerah tersebut berjalan dengan aman dan lancar.
Tak hanya itu, BINDA juga melaporkan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dijalankan di berbagai kabupaten/kota di Sumsel.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








