Sumsel

Peningkatan Jumlah Pemudik di Pelabuhan Tanjung Api-Api pada 1 April 2025

Maman Suparman | 2 April 2025, 15:34 WIB
Peningkatan Jumlah Pemudik di Pelabuhan Tanjung Api-Api pada 1 April 2025

AKURAT.CO SUMSEL Arus mudik menuju Bangka Belitung melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) mengalami lonjakan signifikan pada Selasa, 1 April 2025.

Sebanyak 1.951 orang dengan 493 kendaraan tercatat menyeberang dari Sumsel menuju Tanjung Kalian, Bangka Belitung, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya yang hanya tercatat 1.230 orang dengan 283 kendaraan.

Wasatpel Pelabuhan TAA Rupit Wijaya mengatakan, peningkatan jumlah penumpang ini diperkirakan disebabkan oleh banyaknya pemudik yang memanfaatkan waktu libur setelah lebaran untuk berlibur ke Bangka Belitung, meskipun ada juga yang kembali ke kampung halaman.

“Penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan TAA menuju Tanjung Kalian mengalami peningkatan. Kemungkinan besar mereka ingin berlibur ke wilayah Babel dan kembali setelah berlebaran di hari pertama di Sumsel,” ungkap Rupit, Rabu (2/4/2025).

Namun, Rupit juga mengungkapkan bahwa meskipun jumlah penumpang mengalami peningkatan, pihaknya belum bisa memprediksi jumlah pasti pemudik yang akan menyeberang ke Babel pada hari berikutnya.

Baca Juga: Modus Pesan Terasi 1 Ton, Pria di Palembang Gelapkan 600 Kg dan Tinggalkan Korban di Pinggir Jalan

Ia menambahkan, diperkirakan jumlah penumpang hari ini tidak jauh berbeda dengan yang terjadi pada hari sebelumnya.

Sepanjang periode arus mudik mulai 21 Maret hingga 1 April 2025, Pelabuhan TAA telah mencatatkan total 17.951 orang yang menyeberang dari Sumsel menuju Bangka Belitung. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan arus mudik tahun lalu.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumsel, Arinarsa JS, sebelumnya menyampaikan bahwa puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 6 hingga 7 April 2025. Puncak arus balik ini diperkirakan akan terjadi di seluruh moda transportasi, termasuk di Pelabuhan TAA, seiring dengan dimulainya aktivitas kerja dan sekolah pada 8 April mendatang.

“Puncak arus balik diprediksi pada 6 atau 7 April nanti, karena pekerja dan siswa sekolah sudah kembali beraktivitas pada tanggal 8 April,” ujar Arinarsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia