Sumsel

Hujan Es Guyur OKU, BMKG Ingatkan Warga Sumsel Waspada Cuaca Ekstrem

Maman Suparman | 1 Oktober 2025, 15:03 WIB
Hujan Es Guyur OKU, BMKG Ingatkan Warga Sumsel Waspada Cuaca Ekstrem

AKURAT.CO SUMSEL Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikejutkan dengan turunnya hujan deras disertai angin kencang hingga butiran es pada Selasa malam (30/9/2025).

Fenomena langka ini membuat masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, menjelaskan hujan es tersebut muncul akibat pertumbuhan awan konvektif jenis cumulonimbus yang berkembang pesat di atmosfer.

Awan ini terbentuk karena suhu dingin ekstrem di lapisan atas, sehingga menghasilkan hujan dengan intensitas tinggi bahkan sampai memunculkan butiran es.

“Dalam dua hari terakhir, curah hujan di Sumsel meningkat karena adanya fase negatif Indian Ocean Dipole (IOD) yang berdampak pada wilayah barat Indonesia, termasuk Sumsel. Ditambah lagi ada belokan angin yang memicu pertumbuhan awan hujan lebih masif,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Menurut analisis BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat masih akan berlanjut di OKU dalam tiga hari ke depan, terutama pada siang hingga malam hari.

Baca Juga: Oppo Perkenalkan Hasselblad Teleconverter Kit untuk Find X9 Pro, Hadirkan Pengalaman Fotografi Profesional

“Kondisi atmosfer yang labil ini membuat awan penghasil hujan semakin aktif, sehingga berpeluang memicu hujan deras, petir, angin kencang bahkan hujan es,” tambah Siswanto.

Menanggapi fenomena tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU meminta warga tidak panik, tetapi tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem.

Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi, mengatakan masyarakat perlu melakukan langkah-langkah mitigasi sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, merapikan pohon tua yang rawan tumbang, hingga memastikan saluran air tetap lancar.

“Fenomena hujan es memang jarang terjadi, tapi bisa muncul ketika kondisi atmosfer mendukung. Untuk itu, kami mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang,” jelasnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia