Sumsel Transformasi Pembangunan Peternakan, Tak Lagi Bergantung APBN-APBD

AKURAT.CO SUMSEL Pembangunan sektor peternakan di Sumatera Selatan (Sumsel) kini memasuki babak baru.
Jika sebelumnya sangat bergantung pada kucuran dana pemerintah, kini fokusnya beralih ke model kemitraan, pemanfaatan potensi lokal, serta partisipasi aktif swasta dan masyarakat.
Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, drh. Jafrizal, menegaskan perlunya meninggalkan paradigma lama.
"Kita harus mengubah pola pikir. Pembangunan peternakan tidak harus bergantung pada APBN atau APBD," ujarnya, Sabtu (13/9/2025).
Jafrizal menyebut, pengembangan peternakan bisa digerakkan melalui kolaborasi lintas sektor. Perusahaan, lembaga keuangan, akademisi, hingga peternak bisa bersinergi.
Bahkan, program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan bisa menjadi sumber daya penting dalam penyediaan sarana produksi, pelatihan, dan pengembangan pasar.
Baca Juga: Batik Air Malaysia Resmi Terbangi Rute Palembang–Kuala Lumpur, Pariwisata Sumsel Diprediksi Melesat
Partisipasi masyarakat juga dinilai memiliki potensi besar. Jafrizal mencontohkan, jika 165 ribu ASN di Sumsel berinvestasi satu ekor ternak saja, populasi ternak akan bertambah signifikan tanpa harus menggunakan dana negara.
Selain itu, konsep silvopastura atau integrasi peternakan dengan perkebunan dan kehutanan dinilai mampu meningkatkan produktivitas tanpa membebani anggaran.
Selain strategi pembiayaan, Sumsel juga menargetkan pengembangan plasma nutfah lokal seperti Kerbau Rawa Pampangan dan Itik Pegagan.
Kedua komoditas unggulan ini dinilai bernilai ekonomi tinggi dan relevan untuk program penanggulangan kemiskinan serta stunting.
Jafrizal menekankan, peran pemerintah tetap penting, namun bukan lagi sebagai penyedia dana.
"Yang dibutuhkan adalah kepastian hukum, regulasi yang mendukung, serta infrastruktur dasar," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









