Hujan Petir Diprediksi Melanda Sebagian Sumsel Selasa 8 Juli 2025

AKURAT. CO SUMSEL - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) untuk hari ini, Selasa 8 Juli 2025.
Berdasar pantauan BMKG, hujan petir diperkirakan melanda sebagian Sumsel.
Berikut rincian informasi lengkapnya:
Baca Juga: Ragam Reaksi Pejabat Pemerintah Menyoal Curhatan Anak Pemulung yang Gagal Masuk SMP Negeri Bekasi
Kab. Banyuasin, hujan petir pukul 13:00-16:00;
Kab. Empat Lawang, hujan ringan pukul 13:00-19:00;
Kab. Lubuk Linggau, hujan ringan pukul 16:00-19:00;
Baca Juga: Kantin SMP Negeri 4 Palembang Terbakar, Proses Belajar Mengajar Tetap Berjalan Normal
Kota Pagar Alam, hujan petir pukul 13:00;
Kota Palembang hujan ringan pukul 13:00-16:00;
Kota Prabumulih, hujan ringan pukul 13:00-16:00 dan 22:00;
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Lima Unit Kantin SMP Negeri 4 Palembang, Diduga Akibat Korsleting
Kab. Lahat, hujan petir pukul 13:00-19:00;
Kab. Muara Enim hujan petir pukul 13:00-19:00;
Kab. Musi Banyuasin, hujan petir pukul 19:00-22:00;
Baca Juga: Sekolah Rakyat Palembang Buka 14 Juli, Harapan Baru bagi Anak Putus Sekolah dari Keluarga Miskin
Kab. Musi Rawas hujan petir pukul 19:00;
Kab. Musi Rawas Utara hujan petir pukul 19:00-22:00;
Kab. Ogan Ilir hujan ringan pukul 13:00-22:00;
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini, Beda-beda Tiap Toko, Dijual Mulai Rp10,2 Juta per Suku
Kab. OKI, hujan petir pukul 13:00;
Kab. OKU hujan petir pukul 16:00;
Kab. OKU Selatan, hujan petir pukul 13:00-16:00;
Baca Juga: 5 Cara Agar Tidak Ngantuk Setelah Makan Siang, Biar Tetap Fokus Kerja
Kab. OKU Timur, hujan ringan pukul 13:00-22:00;
Kab. Pali, hujan petir pukul 19:00.
Prakiraan cuaca tersebut berlaku untuk Selasa 8 Juli pukul 07:00 WIB sampai Rabu 9 Juli pukul 07:00 WIB.
Informasi lebih lanjut terkait prakiraan cuaca dapat diakses melalui akun Instagram @infocuacasumsel.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









