Sumsel

5 Cara Agar Tidak Ngantuk Setelah Makan Siang, Biar Tetap Fokus Kerja

Maman Suparman | 7 Juli 2025, 12:59 WIB
5 Cara Agar Tidak Ngantuk Setelah Makan Siang, Biar Tetap Fokus Kerja

AKURAT.CO SUMSEL Rasa kantuk setelah makan siang adalah hal yang umum dialami banyak orang, terutama bagi pekerja kantoran dan mahasiswa.

Kondisi ini dikenal sebagai post-lunch dip, di mana tubuh mengalami penurunan energi dan fokus. Namun, jika tidak dikelola, kantuk ini bisa mengganggu produktivitas.

Agar tetap segar dan bersemangat menjalani aktivitas siang hari, berikut lima cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi rasa kantuk setelah makan siang:

1. Hindari Makan Terlalu Banyak dan Terlalu Kenyang

Mengonsumsi makanan berat dalam porsi besar akan membuat sistem pencernaan bekerja ekstra.

Hal ini memicu rasa kantuk karena lebih banyak aliran darah dialihkan ke sistem pencernaan daripada ke otak.

2. Minum Air Putih Setelah Makan

Dehidrasi ringan juga bisa menyebabkan rasa lelah dan kantuk. Minum segelas air putih setelah makan membantu melancarkan pencernaan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

3. Bergerak Ringan, Jangan Langsung Duduk Diam

Langsung duduk di kursi atau rebahan setelah makan bisa membuat tubuh terasa lesu.

Lakukan peregangan ringan atau berjalan kaki selama 5–10 menit setelah makan untuk membantu sirkulasi darah dan menjaga energi tetap stabil.

4. Jangan Lupa Cukup Tidur di Malam Hari

Kualitas tidur malam sangat memengaruhi tingkat energi keesokan harinya.

Orang yang kurang tidur akan lebih mudah merasa kantuk setelah makan.

5. Konsumsi Camilan Sehat di Sore Hari

Untuk menghindari penurunan energi drastis menjelang sore, kamu bisa mengonsumsi camilan sehat seperti buah, kacang-kacangan, atau yogurt.

Hindari makanan tinggi gula karena bisa menimbulkan “sugar crash” yang menyebabkan rasa kantuk kembali muncul.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia