Pemprov Sumsel Siagakan Alat Berat Hadapi Jalan Rusak, Total Kerusakan Capai 211 Km

AKURAT.CO SUMSEL Pemprov Sumsel mengambil langkah proaktif dalam menangani kerusakan parah di sejumlah ruas jalan strategis yang menghubungkan berbagai wilayah di provinsi tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel, M. Affandi, mengungkapkan bahwa total panjang jalan rusak yang teridentifikasi mencapai 211 kilometer.
Kerusakan ini mencakup beberapa ruas vital, seperti Betung–Sekayu sepanjang 49 kilometer, Sekayu–Mangunjaya 42 kilometer, Mangunjaya–perbatasan Muba–Musi Rawas 42 kilometer, dan Muba–Muara Beliti sejauh 79 kilometer.
“Meskipun jalan-jalan tersebut berada di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), kami tidak tinggal diam. Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami terus berkoordinasi dengan BBPJN Sumsel dan telah menyiagakan alat berat di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) yang dekat dengan lokasi kerusakan,” ujar Affandi, Selasa (24/6/2025).
Langkah penyiagaan alat berat ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi kerusakan lebih parah, terutama menjelang musim hujan.
Dengan adanya alat berat yang tersebar di titik strategis, proses penanganan darurat bisa dilakukan lebih cepat, sehingga meminimalisasi risiko bagi pengguna jalan dan memperlancar arus logistik.
“Prinsipnya, Pemprov Sumsel mendukung penuh penanganan jalan rusak yang dilakukan BBPJN. Kami siap memberikan dukungan teknis jika dibutuhkan, demi menjaga konektivitas antarwilayah dan keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.
Pemprov Sumsel juga telah mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp200 miliar untuk mendukung perbaikan ruas jalan penghubung Musi Rawas–Sekayu, yang saat ini sedang dalam proses tender di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









