BPBD Sumsel Siapkan Langkah Antisipatif Hadapi Kemarau dan Potensi Karhutla 2025

AKURAT.CO SUMSEL Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan mulai menyusun strategi mitigasi dan penanganan dini.
Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, menyampaikan bahwa pihaknya telah memulai koordinasi lintas sektor bersama jajaran TNI, Polri, dan instansi terkait dalam rangka persiapan penetapan status siaga karhutla.
“Koordinasi sudah kita mulai sejak kemarin, termasuk dengan Danlanud terkait kesiapan pesawat water bombing. Dalam waktu dekat, kami juga akan berkoordinasi dengan Danrem untuk penempatan personel Satgas Karhutla di wilayah rawan,” ujar Iqbal, Rabu (30/4/2025).
Ia menuturkan, status siaga karhutla ditargetkan dapat ditetapkan pada bulan Mei mendatang. Namun, sebelum itu, BPBD Sumsel akan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder pada pertengahan bulan untuk mempercepat pengambilan keputusan.
“Berdasarkan ketentuan BMKG, syarat pengusulan status siaga adalah adanya minimal dua daerah terdampak. Saat ini sudah ada tiga kabupaten yang mengajukan, yaitu Ogan Ilir, Musi Banyuasin, dan Banyuasin,” ungkapnya.
Iqbal menekankan pentingnya percepatan status siaga mengingat bulan Mei merupakan masa peralihan menuju musim kemarau. Tanpa antisipasi awal, dikhawatirkan jumlah titik panas (hotspot) akan melonjak drastis.
“Prediksi BMKG menyebutkan kemarau tahun ini akan lebih panjang, mirip dengan tahun sebelumnya. Karena itu, kita harus bergerak lebih cepat agar potensi karhutla bisa ditekan sejak dini,” tegasnya.
Dari sisi kesiapan sumber daya, BPBD Sumsel mengklaim telah siap baik dalam hal peralatan maupun personel. Pengalaman latihan terpadu bersama TNI dan Polri tahun lalu menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan tahun ini.
“Setelah status siaga ditetapkan, yang ditargetkan pada akhir Mei atau awal Juni, kita akan menggelar Apel Siaga Karhutla. Rencananya, apel tersebut akan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru,” pungkas Iqbal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








