Ratusan Siswa di Palembang Terancam Gagal SNBP, Disdik Sumsel Upayakan Solusi

AKURAT.CO SUMSEL Ratusan siswa SMA di Palembang menghadapi kendala dalam pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) akibat gangguan teknis pada sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Tercatat, sekitar 20 sekolah mengalami kesulitan mengunggah data karena tingginya lalu lintas sistem.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Awaludin, membenarkan adanya kendala ini dan telah mengambil langkah cepat dengan mengirimkan perwakilan sekolah ke Jakarta untuk mencari solusi.
"Kami sedang mengecek data sekolah yang mengalami kendala. Saya sudah menugaskan kepala sekolah, bersama perwakilan dari provinsi lain, untuk menemui Kemenristek-Dikti serta Komisi X DPR RI guna mencari jalan keluar," ujar Awaludin, Kamis (6/2/2025).
Menurut Awaludin, permasalahan teknis dalam pengisian PDSS ini bukan hanya terjadi di Sumsel, tetapi juga di sejumlah daerah lain di Indonesia. Karena itu, ia menilai SNBP tahun ini menjadi isu nasional yang membutuhkan perhatian semua pihak terkait.
Setelah pertemuan dengan Kemenristek-Dikti, pihaknya mendapatkan kabar positif terkait kemungkinan perpanjangan waktu pengisian PDSS bagi sekolah yang belum menyelesaikan proses pendaftaran.
Baca Juga: Pj Wali Kota Palembang Minta Disdik Selidiki Guru Sekap Guru: Harus Memantau Setiap Permasalahan
"Kami berharap dalam satu hingga dua hari ke depan kebijakan perpanjangan ini dapat diimplementasikan, sehingga sekolah yang mengalami kendala masih memiliki kesempatan menyelesaikan pendaftaran siswa mereka," jelasnya.
Awaludin menambahkan, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah mengeluarkan kebijakan bahwa hanya sekolah yang telah mengisi data tetapi belum melakukan finalisasi yang akan diberikan kesempatan tambahan. Sementara sekolah yang belum mengunggah data sama sekali tidak akan mendapatkan dispensasi.
"Intinya, hanya sekolah dengan data yang hampir selesai tetapi belum final yang akan dibantu. Sekolah yang tidak memenuhi ketentuan tidak akan difasilitasi lebih lanjut," tegasnya.
Dinas Pendidikan Sumsel juga telah mengajukan permasalahan ini ke Komisi X DPR RI untuk memastikan tidak ada siswa yang dirugikan akibat kendala teknis. Awaludin menyebutkan, pihaknya mendapat respons positif mengenai kebijakan perpanjangan finalisasi data.
"Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh siswa di Sumsel mendapatkan haknya dalam SNBP. Pendidikan adalah prioritas utama, dan kami akan terus memperjuangkan solusi terbaik untuk siswa," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 2BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 3Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 4Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 5Update Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Rabu 4 November 2026
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Stabil Hari Ini, Termahal Rp13,7 Juta per Suku
- 7Daftar Hari Besar Nasional November 2026, Cek Tanggal Merah dan Hari Liburnya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 4 November 2026, Aries hingga Leo Punya Peluang Baru
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








