Ricuh Penghitungan Suara di Muratara, Beberapa Orang Terluka

AKURAT.CO SUMSEL Kericuhan saat penghitungan suara terjadi di halaman Kantor Camat Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (27/11/2024) malam, sekitar pukul 21.35 WIB.
Insiden ini diduga dipicu oleh ketegangan antara pendukung dua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muratara dalam rangkaian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan berlangsung saat proses pergeseran kotak suara dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Situasi memanas ketika kotak suara dari salah satu desa tiba di Kantor Camat Rawas Ilir, yang difungsikan sebagai gudang logistik Pilkada.
Akibat kericuhan tersebut, beberapa warga dilaporkan mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Soal Hitung Cepat Pilkada Sumsel, Ini Penjelasan dari Eddy Santana dan Anita Noeringhati
Namun, hingga kini jumlah korban serta tingkat keparahan luka yang dialami belum diketahui secara pasti.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kericuhan berhasil dilerai oleh aparat keamanan, dan saat ini situasi sudah kembali kondusif dengan penjagaan ketat dari kepolisian dan TNI.
"Infonya memang sempat terjadi keributan di depan kantor camat. Tapi sudah berhasil dilerai petugas. Korban luka sudah dirawat di rumah sakit, dan sejauh ini belum ada pihak yang diamankan," jelas Sunarto, Kamis (28/11/2024). (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








