Matahati Resmi Kukuhkan Relawan Ungu, Program Kesehatan dan Pendidikan Gratis Akan Kembali di Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan nomor urut 3, Mawardi Yahya dan RA Anita Noeringhati, secara resmi mengukuhkan Relawan Ungu For Matahati dalam sebuah acara di Benteng Kuto Besak (BKB) pada Sabtu (12/10/2024).
Dalam sambutannya, Mawardi Yahya menegaskan bahwa Relawan Ungu menjadi elemen penting dan garda terdepan dalam perjuangan mendukung Matahati.
"Yang hadir disini adalah relawan ungu, tidak ada relawan ungu yang lain. Bersama, kita akan memperjuangkan Sumsel yang lebih baik," ujar Mawardi.
RA Anita Noeringhati juga menyampaikan bahwa gerakan Relawan Ungu tidak dapat dipisahkan dari warisan yang ditinggalkan oleh Alex Noerdin. Program kesehatan dan pendidikan gratis, yang telah menjadi ikon Sumsel, akan diteruskan oleh pasangan Matahati.
"Kita akan mengembalikan semua beasiswa dan program sosial yang pernah ada. Tak ada lagi warga yang kesulitan berobat atau anak yang tak bisa sekolah ini akan menjadi program prioritas kita," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Lury Elza, putri Alex Noerdin, menyoroti kondisi Sumsel selama lima tahun terakhir.
"Gimana 5 tahun terakhir? maka itu mari kita dukung Matahati dan saatnya Sumsel Bangkit," tegas Lury.
Lury juga menegaskan bahwa tidak ada Relawan Ungu lain yang asli selain mereka yang hadir di acara ini.
"Relawan Ungu sejati adalah pendukung setia Alex Noerdin, yang telah merasakan langsung manfaat dari program sekolah dan berobat gratis yang diinisiasinya," tambahnya.
Lury mengingatkan bahwa Relawan Ungu berdiri sejak 2008, dan salah satu langkah penting saat itu adalah mendaftarkan gerakan ini ke HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), berkat fasilitas yang diberikan oleh Alex Noerdin.
"Tidak perlu banyak berbicara tentang masa lalu, karena kalian sendiri yang telah mengalami manfaatnya langsung. Mari datang ke TPS pada 27 November 2024, coblos nomor tiga, Matahati, dan lanjutkan program berobat serta sekolah gratis," pungkasnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









