Sumsel

Ini Penyebab Kemiskinan Ekstrem di Sumsel Turun

Muhammad Husni Mushonifi | 17 November 2023, 19:00 WIB
Ini Penyebab Kemiskinan Ekstrem di Sumsel Turun

AKURAT.CO SUMSEL Kemiskinan ekstrem di Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2023 mengalami penurunan di bandingkan tahun sebelumnya di tahun 2022.

Beradasarkan data dari Bdan Pusat Staistik (BPS) Sumsel capaian indikator makro di Sumsel menunjukan catatan positif. Di mana tingkat kemiskinan ekstrem tahun 2023 sebesar 1,22 persen dibanding tahun 2022 sebesar 3,19 persen.

Kepala BPS Sumsel, Wahyu Yulianto mengatakan penurunan kemiskinan ekstrem disebabkan oleh kerja sama dan tindakan antisipasi yang dilakukan oleh setiap dearah. Karena tidak hanya provinsi tetapi juga daerah dan stakholder terkait harus bekerja sama untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya memberikan bantuan kepada masyarakat secara langsung.

"Masyarakat di kategori ini jadi perhatian dengan diberikan bantuan dan menjaga pengeluaran ditingkat bawah kemiskinan ekstrem sehingga dapat meningkatkan konsumsinya sehingga mereka keluar dari kemiskinan ekstremnya," ungkapnya.

Selain itu, dia menyatakan bahwa indikator angka pengangguran juga turun 4,11 persen, yang berarti mengalami penurunan 0,58 persen dibandingkan dengan kondisi tahun 2022 sebelumnya.

"Bukan itu saja, angka IPM cukup bagus sekarang level 73 dan terutama untuk usia harapan hidup Sumsel lebih tinggi dibandingkan usia harapan hidup tingkat nasional," ungkapnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni mengatakan indikator makro di Sumsel menujukan kinerja baik. Meski ada hal hal yang harus diwaspadai dan diperhatikan. Termasuk pemenuhan produksi pertanian.

"Dari semua sektor relatif cukup baik ini tentu berkat kerja sama seluruh pihak," jelasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.