Sumsel

Warung Manisan dan Rumah di Palembang Ludes Terbakar, Kerugian Rp 400 Juta

Raphel Aziza | 10 Agustus 2024, 18:44 WIB
Warung Manisan dan Rumah di Palembang Ludes Terbakar, Kerugian Rp 400 Juta

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah warung manisan di Jalan DI Panjaitan, Palembang, ludes terbakar pada Sabtu (10/8/2024). Kebakaran diduga berasal dari dapur rumah yang berada di lokasi kejadian. Selain warung, rumah pemilik juga hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Menurut Kapolsek Seberang Ulu II, Kompol Andri Noviansyah, kebakaran bermula dari dapur rumah dan telah mengakibatkan kerugian besar.

"Kami masih menyelidiki sumber api yang pasti, tetapi kami mengetahui bahwa api berasal dari dapur rumah. Namun, warung kehilangan uang tunai sebesar Rp 70 juta dan barang-barangnya," ungkapnya, Sabtu (10/7/2024).

Selain uang tunai, barang-barang dagangan seperti sembako, rokok, air mineral, dan kipas angin juga hangus terbakar.

Rumah Suryani juga kehilangan peralatan penting seperti televisi, kasur, lemari, serta pakaian, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Baca Juga: Pilu! Sempat minta Tolong, Penyandang Disabilitas Meninggal Dunia Akibat Kebakaran di Muara Enim

Suryani, yang sedang menghadiri hajatan saat kebakaran terjadi, hanya bisa menyaksikan kebakaran dari kejauhan.

Kakak ipar Suryani, Neneng Suryati mengatakan bahwa mereka baru pergi sekitar setengah jam sebelum mendapatkan kabar tentang kebakaran tersebut. Warga sempat mengevakuasi tong berisi minyak agar api tidak semakin membesar

"Baru sekitar 30 menit pergi, lalu dapat kabar bahwa ada kebakaran di rumah ," ujarnya.

Api berhasil dipadamkan setelah sekitar satu jam berkat upaya dari lima unit mobil Pemadam Kebakaran (PBK) yang dikerahkan ke lokasi. Sementara itu, pagar rumah terpaksa didobrak oleh tim pemadam karena terkunci. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
Reporter
Raphel Aziza
H
Editor
Hermanto