Sumsel

Kebakaran Hebat di Tanjung Enim Hanguskan 7 Rumah, Warga Panik Saat Siapkan Anak Sekolah

Maman Suparman | 19 Juli 2025, 14:24 WIB
Kebakaran Hebat di Tanjung Enim Hanguskan 7 Rumah, Warga Panik Saat Siapkan Anak Sekolah

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Jalan Berangau Bukit Munggu, RT 01 RW 05, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Sabtu pagi (19/7/2025).

Tujuh rumah warga ludes dilalap api dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran bermula dari rumah milik Acis Sumiati (62), diduga akibat korsleting listrik. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah lain yang sebagian besar masih terbuat dari kayu dan papan.

“Api pertama terlihat dari rumah Bu Sumiati, tiba-tiba meledak dan langsung membesar. Warga langsung berhamburan keluar rumah,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Tujuh rumah warga yang terbakar habis antara lain milik Acis Sumiati (62), Ekroni (56), Dahniar (56), Sri Farida (63), Rohana (65), Riris Tri Andana (45), dan Siti Aminah (62). Warga sempat berusaha menyelamatkan barang-barang berharga, namun kobaran api terlalu cepat menyebar.

Baca Juga: Gelapkan Emas Rp700 Juta, Tukang Perhiasan Ini Renovasi Rumah dan Menikah untuk Kelima Kalinya

Puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi bersama belasan unit mobil damkar dari PTBA dan Pemkab Muaraenim. Sekitar pukul 09.00 WIB, api berhasil dipadamkan, namun seluruh rumah korban sudah rata dengan tanah.

Risti, istri dari Riris Tri Andana, salah satu korban kebakaran, menceritakan momen mencekam saat api melahap rumahnya.

“Saya sedang menyiapkan anak ke sekolah, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras. Saya berlari keluar, ternyata api sudah besar sekali. Saya langsung menarik anak dan membangunkan suami untuk menyelamatkan diri,” kata Risti dengan mata berkaca-kaca.

Ia mengungkapkan, bukan hanya rumah mereka yang terbakar, tapi juga bangunan pabrik air kemasan milik keluarga yang baru saja selesai dibangun dan siap beroperasi.

“Pabrik itu baru saja selesai, izinnya sudah keluar. Kami sudah keluarkan banyak uang. Tapi sekarang habis semua, kami harus mulai dari nol lagi,” ujarnya sedih.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan dan menyelidiki penyebab pasti kebakaran. (Ika)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia