Sumsel

Kesulitan Sumber Air, Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Sumsel

Atiek Widyastuti | 21 September 2024, 18:30 WIB
Kesulitan Sumber Air, Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Akses sumber air di beberapa lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) sulit dijangkau, sehingga tim Manggala Agni terpaksa menggunakan selang panjang untuk menyalurkan air ke titik-titik api.

Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengungkapkan bahwa medan di sejumlah lokasi kebakaran sulit dijangkau.

Hal ini memperlambat upaya pemadaman, terutama karena sumber air yang jauh dan medan yang hanya bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua atau berjalan kaki.

"Akses sumber air di beberapa TKP kebakaran sulit dicapai sehingga butuh selang panjang untuk menyalurkan air ke lokasi kebakaran," ungkap Ferdian Krisnanto, Sabtu (21/9/2024).

Ferdian juga menyatakan bahwa suhu panas yang melanda wilayah Sumsel menambah potensi kebakaran lahan. Oleh karena itu, pihaknya berfokus pada upaya pencegahan dan antisipasi untuk meminimalkan risiko kebakaran sejak dini.

"Karena jarak sumber air yang cukup jauh, kita harus melakukan pemadaman secara estafet dengan mengoptimalkan tim di lapangan
," jelasnya.

Lokasi kebakaran yang sulit diakses menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam. Menurut Ferdian, api di beberapa titik masih terus meluas jika tidak segera dihalau. Upaya terus dilakukan oleh tim untuk mencegah api semakin membesar dan merambat ke area lain.

Baca Juga: Wow, Palembang Masuk Daftar Kota Terpanas di Asia Tenggara, Ternyata ini Penyebabnya!

"Lokasi kebakaran hanya dapat dicapai dengan jalan kaki atau menggunakan kendaraan roda dua, ini yang membuat proses pemadaman semakin sulit," tambahnya.

Manggala Agni saat ini mencatat, penanganan kebakaran hutan dan lahan di Sumsel masih difokuskan di empat wilayah utama, yakni Pangkalan Lampam, Ogan Komering Ilir (OKI), Lumpatan Musi Banyuasin (Muba), Gelumbang dan Sungai Rotan Muara Enim, serta Talang Kelapa Banyuasin. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
H
Editor
Hermanto