Sumsel

Misi Laskar Juaro Redam Sang Pemuncak Klasemen di Jakabaring

Kurnia | 19 Februari 2026, 17:45 WIB
Misi Laskar Juaro Redam Sang Pemuncak Klasemen di Jakabaring

AKURAT.CO SUMSEL Ujian berat menanti Sumsel United pada pekan ke-20 Championship 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Juaro ini dijadwalkan menjamu pemuncak klasemen, Garudayaksa FC, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Minggu (22/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Menjelang laga krusial tersebut, tajamnya lini depan menjadi fokus utama sang arsitek, Nilmaizar. Pasalnya, dalam beberapa laga terakhir, masalah penyelesaian akhir (finishing) membuat banyak peluang emas terbuang percuma.

Kekalahan tipis dari PSMS Medan pada laga sebelumnya menjadi alarm bagi staf pelatih. Nilmaizar menyoroti dua titik lemah utama koordinasi lini belakang yang sempat lengah dan tumpulnya lini serang.

"Kami terus membenahi kekurangan tim. Meski secara permainan anak-anak sudah menjalankan instruksi, tapi hasil akhir bicara lain. Kami hanya mencetak satu gol dari sekian banyak peluang saat lawan PSMS. Itu yang kami perbaiki di sesi latihan," ujar Nilmaizar.

Baca Juga: Tergiur Kepercayaan Teman Sekolah, Ibu Rumah Tangga di Palembang Tertipu Jasa Interior Rp 154 Juta

Selain urusan taktik, laga melawan Garudayaksa FC memiliki tantangan tersendiri karena digelar pada malam hari di bulan suci Ramadan.

Nilmaizar menekankan pentingnya mentalitas juara bagi skuad Laskar Juaro. Ia meminta Hafit Ibrahim dkk tampil spartan meski bertanding di tengah ibadah puasa, dengan menanamkan sikap pantang menyerah.

Kehadiran suporter di Jakabaring pun diharapkan menjadi suntikan motivasi sebagai "pemain ke-12" untuk meruntuhkan dominasi tim tamu.

"Pemain tidak boleh menyerah dalam kondisi apa pun. Meskipun bertanding di bulan puasa, motivasi harus tetap berlipat. Itu yang kami tekankan kepada anak-anak," tegas eks pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Meski lawan yang dihadapi adalah penguasa klasemen, Sumsel United memiliki modal kepercayaan diri. Berdasarkan evaluasi performa umum, para pemain dinilai sudah mulai padu secara skema permainan.

Kuncinya kini tinggal menjaga fokus hingga peluit panjang berbunyi agar tidak kembali kebobolan di menit-menit krusial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia