Sumsel

Mesin Getek Mati di Tengah Sungai, Warga OKU Timur Dilaporkan Tenggelam

Maman Suparman | 30 Desember 2025, 15:27 WIB
Mesin Getek Mati di Tengah Sungai, Warga OKU Timur Dilaporkan Tenggelam

AKURAT.CO SUMSEL Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari seorang pria bernama Arifin (32) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Siguci, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan laporan kondisi membahayakan manusia diterima pihaknya sesaat setelah kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue langsung diberangkatkan ke lokasi dengan membawa peralatan SAR lengkap.

“Begitu menerima informasi, satu tim rescue kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban,” ujar Raymond.

Berdasarkan keterangan sementara, korban tenggelam saat hendak pulang ke desa bersama dua orang rekannya menggunakan perahu getek.

Baca Juga: Bali Masih Favorit, Ini Proyeksi Pergerakan Wisata Saat Libur Nataru

Ketiganya baru selesai membersihkan lahan milik seorang warga bernama Halim yang berada di seberang sungai lokasi kejadian.

Namun saat perahu berada di tengah sungai, mesin getek tiba-tiba mati. Kondisi tersebut membuat perahu oleng hingga ketiga penumpangnya terjatuh ke sungai.

Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai, sementara Arifin terseret arus dan tenggelam.

“Korban diduga hanyut terbawa arus setelah terjatuh ke sungai. Hingga saat ini belum ditemukan,” jelas Raymond.

Pencarian korban melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, relawan, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Dalam proses pencarian, tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet dan perahu milik warga.

Sementara SRU kedua melakukan penyelaman di titik awal kejadian serta sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat korban berada.

“Upaya pencarian masih terus dilakukan dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” pungkas Raymond.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia