Sungai Amazon Memburuk Setelah 121 Tahun Terakhir, Ini Penyebabnya

AKURAT.CO SUMSEL Ketinggian air sungai Amazon mencapai titik terendah sejak 121 tahun terakhir. Kondisi sungai ini dianggap sebagai krisis.
Kondisi ini diakibatkan musim panas yang melanda sudah mengganggu kehidupan ratusan ribu orang dan merusak ekosistem hutan di Brasil.
Beberapa anak Sungai Amazon mengering secara cepat sehingga banyak kapal yang terdampar.
Ketinggian air Sungai Amazon saat ini hanya 13,59 meter, dibandingkan dengan 17,60 meter pada tahun sebelumnya.
Melampaui rekor sebelumnya pada tahun 2010, tingkat air ini sekarang berada di titik terendah.
Seorang penduduk sekitar mengatakan bahwa selama tiga bulan, tidak ada hujan di wilayah Sungai Amazon. Suhu udara juga meningkat lebih dari kekeringan sebelumnya.
Tingkat hujan terendah yang pernah terjadi di beberapa wilayah Amazon dari Juli hingga September sejak tahun 1980 telah dicatat oleh Cemaden, Pusat Peringatan Bencana Pemerintah Brasil.
Sementara itu, Kementerian Ilmu Pengetahuan Brasil mengklaim bahwa fenomena iklim El Niño bertanggung jawab atas kekeringan ini, yang diperkirakan akan berlanjut hingga Desember mendatang.
Sampai Senin (17/10/2023), sekitar 481.000 orang telah terpengaruh oleh kondisi ini.
Ancaman kekeringan yang menimpa sungai ini dapat membuat distribusi makanan dan air di wilayah terpencil menjadi lebih sulit.
Lebih dari seratus lumba-lumba sungai diketahui mati akibat suhu air yang tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









