Sumsel

Sumsel Alami Kenaikan Suhu, BMKG Soroti Daerah Rawan Kebakaran

Maman Suparman | 24 Juli 2025, 20:00 WIB
Sumsel Alami Kenaikan Suhu, BMKG Soroti Daerah Rawan Kebakaran

AKURAT.CO SUMSEL Musim panas mulai terasa di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di lima daerah yang tergolong rawan.

BMKG menyampaikan bahwa peningkatan suhu udara mulai terpantau signifikan, terutama di kawasan dataran rendah seperti Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir (OKI).

Di wilayah-wilayah ini, suhu diperkirakan berada pada kisaran 24 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara yang berkisar antara 50 hingga 96 persen.

Sementara itu, daerah dataran tinggi seperti Pagar Alam, Lahat, Lubuklinggau, Empat Lawang, dan OKU Selatan mencatat suhu yang sedikit lebih rendah, yakni 19 hingga 33 derajat Celsius.

Baca Juga: Minta Uang Belanja, IRT di Palembang Malah Dianiaya Suami

BMKG juga mencatat, secara umum cuaca di pagi hingga dini hari terpantau cerah berawan. Meski begitu, beberapa wilayah seperti OKI, Banyuasin, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Pagar Alam, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara masih berpeluang diguyur hujan ringan.

Namun, meskipun ada potensi hujan, BMKG tetap menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla. Lima wilayah yang disebut sangat rentan terhadap Karhutla saat ini adalah Ogan Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara (Muratara).

“Waspadai potensi Karhutla yang mudah terjadi di wilayah-wilayah tersebut karena suhu tinggi dan kelembapan yang mulai menurun,” tulis BMKG dalam rilis resminya, Kamis (24/7/2025).

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta meminta instansi terkait untuk memperkuat pemantauan dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia