Demi Keselamatan, BPTD Wilayah VII Sumsel dan Babel Gencarkan Sidak Bus Pariwisata

AKURAT.CO SUMSEL Menyusul insiden kecelakaan bus yang terjadi di Ciater, Jawa Barat, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Sumatera Selatan dan Bangka Belitung meningkatkan pengawasan terhadap bus pariwisata.
Tidak hanya memfokuskan pada bus angkutan yang masuk terminal, BPTD juga akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke perusahaan otobus (PO) bus pariwisata yang biasanya tidak masuk terminal.
Kepala BPTD Wilayah VII Sumsel dan Babel, Denny Michel Adlan, menyatakan bahwa langkah ini diambil sesuai arahan dari Menteri Perhubungan untuk memperketat pengawasan dan memastikan keselamatan penumpang.
"Karena insiden di Ciater, kami diminta untuk segera melakukan pendataan ulang, terutama untuk PO bus pariwisata yang tidak masuk terminal. Kami akan menyidak PO bus pariwisata untuk jemput bola," ujar Denny, Rabu (15/5/2024).
Sidak ini tidak hanya menyasar bus yang masuk terminal tipe A yang rutin diperiksa, tetapi juga bus pariwisata yang aktivitasnya seringkali luput dari pengawasan langsung.
“Kami rutin melakukan ramp check bus di terminal, terakhir sebelum Lebaran. Namun, dengan adanya arahan ini, kami akan mempercepat pendataan dan pemeriksaan khusus pada bus pariwisata,” jelas Denny.
Baca Juga: Pj Ketua TP PKK Sumsel Tyas Fatoni Semangati Kader PKK Raih Prestasi di Jambore Nasional 2024
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan kendaraan secara menyeluruh, termasuk rancang bangun dan kelengkapan dokumen perjalanan seperti masa berlaku uji kendaraan.
“Pengecekan ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua bus yang beroperasi sesuai dengan standar keselamatan,” tambahnya.
Selain pemeriksaan teknis, BPTD juga akan mendata ulang semua kendaraan yang beroperasi di wilayah Sumsel. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi armada bus yang beroperasi dan meningkatkan keselamatan penumpang.
“Kami juga akan mensosialisasikan kembali prosedur yang harus dipenuhi oleh PO bus pariwisata,” kata Denny.
Rencana Sidak akan segera dilaksanakan, dimulai dengan PO bus pariwisata di kota Palembang.
"Dalam waktu dekat, kami akan melakukan inspeksi terhadap PO yang menyediakan layanan pariwisata di Palembang. Setelah pendataan selesai, kami akan mengetahui hasilnya dan dapat mengambil langkah selanjutnya," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









