Sumsel

Nurhadi-Aldo Muncul Kembali Setelah Pilpres 2019, Ini Visi Misi nya

Muhammad Husni Mushonifi | 11 November 2023, 15:00 WIB
Nurhadi-Aldo Muncul Kembali Setelah Pilpres 2019, Ini Visi Misi nya

AKURAT.CO SUMSEL Masih ingatkah kalian dengan nama Nurhadi-Aldo yang sempat menghibur masyarakat ditengah panasnya persaingan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga pada tahun 2019 silam.

Bagaimana tidak, ditengah panasnya pertarungan kala itu. Nurhadi-Aldo muncul sebagai pesaing dua kubu tersebut di Media Sosial (Medsos).

Kala itu Nurhadi-Aldo menjadi penghibur masyarkat karena quotes dan visi mereka yang unik serta menghibur.

Kini capres-capresan ala Nurhadi-Aldo kembali muncul menjelang Pilpres 2024 dan foto-fotonya pun kembali muncul.

Tetapi, sebenarnya siapa sosok Nurhadi dan Aldo ini? Nurhadi merupakan seorang yang berprofesi sebagai tukang pijat di Kecamatan Mejobo, Kudus, Jawa Tengah.

Sedangankan Aldo adalah sosok fiktif yang dibuat oleh sebuah komintas di Facebook, Nurhadi-Aldo menjadi Capres-Cawapres fiktif nomor urut 10.

Baca Juga: Capres-Cawapres Bisa Masuk Penjara dan Denda Rp 50 Miliar Jika Lakukan Hal ini

Di tahun itu, Nurhadi-Aldo, juga dikenal sebagai Dildo menjadi hiburan karena menawarkan program-program yang aneh tetapi satire.

Sebagai contoh, petani diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar mereka makmur dan anak-anak mereka tidak perlu pergi ke kota. Ini merupakan sebuah sindiran kepada pemerintah menanggapi kesejahteraan petani.

Selain itu, koalisi Indonesia Tronjal-Tronjol Maha Asyik adalah nama yang diberikan oleh pasangan Dildo. Kampanyenya juga menarik karena selalu memberikan komentar pesimisme yang menghibur.

Quotes mereka diantaranya “Bagi anda yang benci diri anda sendiri ingat anda tidak sendiri karena banyak yang membenci anda juga”

Dan juga “Jangan mengulangi kesalahan yang sama karena kesalahan lain masih banyak”.

Apakah Nurhadi-Aldo akan bersaing dalam capres-capresan tahun 2024? Mari kita tunggu 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.