Pemprov Sumsel Siapkan 6 Helikopter Water Bombing untuk Antisipasi Karhutla

AKURAT.CO SUMSEL Menyikapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemprov Sumsel mengambil langkah proaktif dengan meminta bantuan 8 helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dari jumlah tersebut, 6 helikopter akan difokuskan untuk operasi water bombing.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi untuk mengatasi ancaman Karhutla yang kian meningkat, terutama di tengah puncak musim kemarau.
"Helikopter masih dalam proses permintaan ke BNPB RI. Penempatan helikopter ini penting karena Karhutla bukan hanya terjadi di Sumsel tetapi juga di beberapa wilayah Sumatera lainnya," ujar Sudirman.
Ke-6 helikopter water bombing tersebut akan digunakan untuk memadamkan api di area-area yang sudah terbakar.
Sementara 2 helikopter lainnya akan difungsikan untuk patroli, guna mendeteksi dan mencegah kebakaran sebelum meluas.
Baca Juga: Siaga Karhutla di Muba, 9 Desa di Bayung Lencir Paling Rawan
Langkah proaktif dengan penggunaan helikopter water bombing ini diharapkan mampu menekan jumlah kebakaran yang terjadi serta mengurangi dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
"Kami berharap dengan adanya helikopter water bombing, kami bisa cepat merespons dan menanggulangi kebakaran yang terjadi, sehingga dampaknya bisa diminimalkan," ungkap Sudirman.
Sudirman juga mengungkapkan bahwa penetapan status siaga darurat Karhutla oleh 4 daerah di Sumsel, yakni Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Ilir, Pemprov Sumsel turut meningkatkan kesiagaan.
"Melihat kondisi saat puncak kemarau dan berdasarkan tingkat kerawanan di Sumsel, ada sebanyak 12 daerah yang akan menetapkan siaga darurat Karhutla. Tiga di antaranya sudah menetapkan siaga, yakni Musi Banyuasin, Banyuasin, dan OKI," jelas Sudirman.
Sementara itu, 9 daerah lainnya yang juga rawan Karhutla sedang dalam proses penetapan status siaga darurat.
Daerah-daerah tersebut antara lain Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), dan Lahat. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Desil 1- 4 Dapat Bansos Apa Saja September 2026? Cek Daftarnya di Sini
- 2Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell dan BP Rabu 16 September 2026
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik Besok Jumat 18 September 2026, Cek Daftar Wilayah Terdampak
- 4BMKG Prediksi 16 Daerah Sumsel Dilanda Hujan Besok, Sebagian Sejak Pagi Sampai Malam
- 510 Daerah di Sumsel Dilanda Hujan Sore Ini, Sebagian Disertai Petir
- 6Cek Bansos Kemensos, Bantuan Beras 30 Kg September 2026 Siap Disalurkan
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Baru hingga Kabar Tak Terduga
- 8Bansos BPNT Masuk Penyaluran Tahap 3 September 2026, Cek Status Pencairannya di Sini
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









