Sumsel

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Musi, Tim Sar Lakukan Pencarian

Deni Hermawan | 5 Oktober 2024, 18:30 WIB
Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Musi, Tim Sar Lakukan Pencarian

AKURAT.CO SUMSEL Insiden tragis terjadi di perairan Sungai Musi, tepatnya di Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang, pada Sabtu (5/10/2024) sekitar pukul 13.10 WIB.

Seorang anak laki-laki bernama A (10) dilaporkan tenggelam saat sedang bermain dan mandi di sungai bersama teman-temannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi saat Arziki dan beberapa teman sebayanya berenang di Sungai Musi, seperti biasa mereka lakukan untuk menghabiskan waktu di siang hari.

Namun, suasana bermain berubah tragis ketika tiba-tiba Arziki terseret oleh arus kuat Sungai Musi. Teman-temannya yang melihat peristiwa tersebut segera berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar dan keluarga korban.

"Korban sedang bermain air bersama teman-temannya di Sungai Musi. Namun, tak lama setelah itu, ia terbawa arus dan akhirnya menghilang.," ungkap Raymond Konstantin, Kepala Kantor Basarnas Palembang.

Baca Juga: Viral! Uang Rp3,45 Juta Berceceran di Jalan, Suami Istri di Palembang ini Kembalikan ke Pemiliknya

Begitu menerima laporan mengenai peristiwa tersebut, Kantor Basarnas Palembang segera bertindak cepat dengan mengerahkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, PMI, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

"Sebuah tim penyelamat yang dilengkapi dengan peralatan SAR segera dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian," ujar Raymond.

Operasi pencarian langsung dilakukan dengan metode yang terbagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit).

Tim SRU 1 melakukan penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet serta perahu milik warga. Sementara itu, tim SRU 2 melakukan penyelaman di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya korban.

"Metode pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua SRU. SRU 1 bertugas menyisir permukaan air, sedangkan SRU 2 melakukan penyelaman di titik awal tempat korban hilang," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto