Sumsel

Modus Ajak Ngobrol di Angkot, Ibu Rumah Tangga di Palembang Jadi Korban Copet

Maman Suparman | 25 November 2025, 16:45 WIB
Modus Ajak Ngobrol di Angkot, Ibu Rumah Tangga di Palembang Jadi Korban Copet

AKURAT.CO SUMSEL Waspada terhadap modus baru pencopetan di angkutan umum. Eny Nurlianti (57), seorang ibu rumah tangga asal Plaju, Palembang, harus merelakan satu unit handphonemiliknya senilai Rp 6,8 juta setelah menjadi korban copet di dalam angkot.

Peristiwa nahas itu dilaporkan terjadi pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Masjid Agung Palembang. Eny didampingi anaknya mendatangi Polrestabes Palembang pada Senin (24/11/2025) malam untuk membuat laporan resmi. 

Eny menuturkan, saat itu ia hendak pulang dan menumpang angkot. Handphone Note 13 Pro miliknya disimpan di dalam tas yang ia kenakan.

Baca Juga: Nilmaizar Puji Anak Asuhnya Punya Mental Juara, Tetap Tidak Panik

Modus pelaku tergolong licik dan memanfaatkan kelengahan korban. Di dalam angkot, seorang pria tak dikenal tiba-tiba mengajaknya bercerita, menciptakan distraksi yang membuat Eny tidak fokus pada barang bawaannya.

"Saya diajak pelaku bercerita Pak. Namun saya tidak sadar bahwa HP saya dicuri pelaku," kata Eny kepada petugas saat melapor.

Korban baru menyadari handphone miliknya telah hilang setelah ia turun dari angkot. Ketika hendak menggunakan HP-nya dan mencari di dalam tas, perangkat tersebut sudah tidak ada.

Akibat kejadian ini, Eny mengalami kerugian hingga Rp 6,8 juta. Ia berharap laporannya dapat segera ditindaklanjuti agar pelaku dapat tertangkap.

KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwinsyah, melalui Pamapta Ipda Ammar, membenarkan adanya laporan tersebut.

"Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk melakukan penyelidikan guna menangkap pelaku," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia