Pemerintah Kebut Pembangunan Hunian dan Pemulihan Akses Jalan Pascabencana di Sumatera

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah pusat terus mempercepat penyediaan hunian bagi warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera, sekaligus memulihkan konektivitas jalan yang sempat terputus akibat bencana.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan, pembangunan hunian sementara (huntara) telah berjalan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, meski dihadapkan pada tantangan kesiapan lahan.
“Proses pembangunan huntara sudah dimulai dan terus dipercepat. Di Sumatera Barat sudah berjalan di enam kabupaten/kota, Sumatera Utara di tiga kabupaten/kota, sementara Aceh saat ini baru satu kabupaten dan daerah lain masih tahap persiapan,” ujar Pratikno dikutip, Jumat (65/12/2025).
Menurut Pratikno, kendala utama dalam percepatan pembangunan huntara adalah ketersediaan dan kesiapan lahan yang sesuai untuk relokasi sementara warga terdampak.
Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh kementerian dan pemerintah daerah terus berkoordinasi agar pembangunan tidak terhambat.
Baca Juga: Daftar Wisata Camping Keluarga di Pagar Alam, Sensasi Beda Nikmati Long Weekend dan Libur Nataru
Selain hunian sementara, pemerintah juga memacu persiapan pembangunan hunian tetap (huntap), terutama bagi masyarakat yang harus direlokasi dari kawasan rawan bencana.
“Pembangunan hunian tetap terus dipersiapkan, termasuk hunian mandiri di atas lahan milik warga. Semua tahapan kami percepat agar masyarakat bisa segera kembali hidup normal,” katanya.
Di sektor infrastruktur, Pratikno menyampaikan kabar positif terkait pemulihan akses jalan. Dari total 81 ruas jalan nasional di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana, sebanyak 72 ruas telah kembali bisa dilalui.
Baca Juga: Jangan Main-main! Perusahaan di Sumsel yang Langgar Aturan Upah Terancam Sanksi.
“Artinya hampir 90 persen ruas jalan nasional sudah berfungsi kembali. Ini sangat penting untuk kelancaran distribusi logistik dan layanan darurat,” jelasnya.
Sementara itu, sembilan ruas jalan lainnya masih dalam tahap penanganan intensif. Pemerintah menargetkan perbaikan dilakukan secepat mungkin agar konektivitas antarwilayah sepenuhnya pulih.
“Penanganan sembilan ruas yang tersisa terus dikebut tanpa henti. Kami ingin memastikan akses bantuan, distribusi logistik, dan layanan darurat berjalan lancar,” pungkas Pratikno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







