Sumsel

Dugaan Pembunuhan Berencana Ibu Hamil Muda di Hotel Menguat

Maman Suparman | 14 Oktober 2025, 15:59 WIB
Dugaan Pembunuhan Berencana Ibu Hamil Muda di Hotel Menguat

AKURAT.CO SUMSEL Misteri kematian Anti Puspita Sari (22), wanita muda yang ditemukan tewas mengenaskan di salah satu kamar hotel di kawasan Jalan Pringsewu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, kini mulai menemukan titik terang.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan indikasi kuat bahwa kematian korban bukanlah kecelakaan, melainkan dugaan pembunuhan berencana.

Kecurigaan itu muncul setelah polisi menemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban, termasuk lebam di beberapa bagian tubuh, jeratan di leher, serta kondisi korban yang ditemukan tanpa mengenakan celana dalam.

Temuan tersebut membuat penyidik memutuskan untuk melakukan exhumasi (pembongkaran makam) dan otopsi ulang di TPU Talang Petai, Selasa (14/10/2025) pagi.

Baca Juga: Polisi Bongkar Makam Anti Puspita Sari untuk Ungkap Penyebab Kematian

Tim gabungan dari Laboratorium Forensik Polda Sumsel, Dokpol Polda Sumsel, dan Inafis Polrestabes Palembang turun langsung ke lokasi pemakaman. Area makam pun dipasangi garis polisi agar proses otopsi berlangsung tertutup dari kerumunan warga.

Sumber internal kepolisian menyebutkan, indikasi kekerasan yang ditemukan pada jenazah korban menjadi dasar kuat bagi penyidik untuk mendalami dugaan pembunuhan berencana.

“Dari hasil pemeriksaan awal, luka pada tubuh korban tidak konsisten dengan kematian alami. Ada indikasi kuat korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia,” ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Selain menunggu hasil otopsi ulang, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk rekaman CCTV hotel dan barang pribadi korban yang diduga dapat membantu mengungkap pelaku.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono membenarkan pihaknya telah membentuk tim khusus gabungan dari Reskrim dan Inafis untuk mendalami kasus ini.

“Kami sedang mengumpulkan seluruh bukti pendukung, termasuk hasil otopsi forensik yang akan menentukan arah penyidikan lebih lanjut. Semua kemungkinan masih kami dalami,” kata Harryo.

Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi kunci, termasuk pihak hotel dan orang-orang terakhir yang berinteraksi dengan korban sebelum kematiannya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia