Sumsel

Produksi Batu Bara Sumsel Melesat, Capai 19,8 Juta Ton di Kuartal I

Haris Ma'ani | 7 Juni 2024, 16:55 WIB
Produksi Batu Bara Sumsel Melesat, Capai 19,8 Juta Ton di Kuartal I

AKURAT.CO SUMSEL Pemprov Sumsel mencatat produksi batu bara mencapai 19,8 juta ton hingga kuartal I/2024, atau sekitar 15% dari target tahunan sebesar 131,2 juta ton.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumsel, Hendriansyah menyampaikan optimisme bahwa target produksi tahun ini dapat tercapai, bahkan melebihi rekor produksi tahun sebelumnya yang mencapai 105,8 juta ton.

“Produksi triwulan I tahun ini terealisasi 19,8 juta ton dari target 2024 yaitu 131,2 juta ton,” ungkap Hendriansyah, Jumat (7/6/2024).

Pada tahun 2023, Sumsel mencatat penjualan batu bara sebesar 96,5 juta ton, dengan 44,3 juta ton diantaranya dipasarkan untuk kebutuhan domestik, sementara sisanya, 52,2 juta ton, diekspor.

Hendriansyah menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan dalam negeri, dengan minimal 25% dari total produksi dialokasikan untuk pasar domestik.

Baca Juga: Kapolrestabes Palembang Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan, Ini Daftarnya

Namun, berdasarkan laporan BPS Sumsel, ekspor batu bara mengalami penurunan.

Secara bulanan, ekspor komoditas unggulan ini menurun sebesar 18,41% pada April 2024, sementara secara tahunan (year on year) terkontraksi hingga 41,08%.

Meskipun menghadapi tantangan di sektor ekspor, target produksi tahunan yang tinggi diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri batu bara di Sumsel.

Peningkatan produksi juga diharapkan dapat memenuhi permintaan dalam negeri yang terus meningkat, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Hendriansyah menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan produksi dan penjualan batu bara, serta melakukan upaya-upaya strategis untuk mengoptimalkan pencapaian target.

"Kami optimis target tahun ini bisa tercapai, bahkan melebihi rekor produksi tahun lalu," tutupnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto