Sumsel

TMC di Sumsel Diperpanjang Lagi, BPBD Terus Siaga Sampai Karhutla Terkendali

Maman Suparman | 17 Oktober 2023, 12:00 WIB
TMC di Sumsel Diperpanjang Lagi, BPBD Terus Siaga Sampai Karhutla Terkendali

 

AKURAT.CO SUMSEL Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali diperpanjang mulai tanggal 18 hingga 22 Oktober 2023.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahnbana mengatakan bahwa sudah berkoordinasi awal dengan BNPB terkait perpanjangan TMC dan suratnya hari ini baru akan kita terima.

"Hari ini batas terkahir TMC tanggal 13-17 Oktober 2023, semalam sudah disampaikan oleh Pj Gubernur Sumsel untuk memperpanjang TMC. Kita sudah berkoordinasi dengan BNPB dan suratnya hari ini akan kita terima, dan TMC diperpanjang lagi mulai tanggal 18 sampai 22 Oktober 2023," ujarnya saat dihubungi, Selasa (17/10/2023).

Untuk sekali penyemaian (shorti) ditebar 1.000 kilogram garam dan penyemaian tergantung dari potensi awan hujan yang ada.

"Sekali shorti itu 1.000 kilogram atau 1 ton garam. Dan untuk berapa kali semai dalam sehari tergantung dari potensi awan hujan yang ada, bisa satu kali atau dua kali atau tiga kali sehari," jelas Iqbal.

Iqbal juga mengatakan, saat ini titik api yang ada di Sumsel berjumlah 1.044 yang tersebat Ogan Komering Ilir (OKI) dengan 599 titik, Banyuasin 127 titik api, Musi Banyuasin (Muba) 77 titik api dan Musi Rawas Utara (Muratara) 57 titik api serta Ogan Ilir (OI) 31 titik api,

"Titik api kemarin sempat menurun, tetapi hari ini naik menjadi 1.044 titik api," katanya.

Ia juga mengungkapkan, kendala yang hadapi untuk pemadaman darat adalah sumber air dan lokasi. Lokasinya kan sudah masuk kedalam jadi lokasi yang jauh dan juga sumber air serta angin yang kencang.

"Kita juga akan siaga sampai benar-benar Karhutla di Sumsel bisa terkendali," katanya.

Terkahir Iqbal menyatakan bahwa penanganan Karhutla yang dilakukan sudah sesuai dengan apa yang harusnya dilakukan, karena dari data statistik kejadian karhutla di tahun 2015 dan 2019 dan dibandingkan dengan tahun 2023 mengalami penurunan.

"Artinya ini memandakan penanganan karhutla tahun 2023 cukup berhasil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," tutup Iqbal.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia