Terali Dirusak, Perlengkapan Sekolah Raib, SDN 196 Palembang Dibobol Lagi

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian kembali menyasar dunia pendidikan di Palembang. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 196 di Kecamatan Kertapati kembali menjadi korban pencurian.
Ironisnya, kasus serupa sudah terjadi sebanyak tiga kali, namun hingga kini pelaku belum berhasil diamankan aparat kepolisian.
Peristiwa terbaru diketahui pada akhir pekan lalu. Kondisi sekolah yang porak-poranda pertama kali diketahui saat guru datang ke sekolah untuk beraktivitas. Sejumlah fasilitas dan perlengkapan penunjang pembelajaran dilaporkan raib.
Perwakilan pihak sekolah, Refa Nia Wahyuni (38), mengatakan pencurian tersebut terungkap setelah melihat kondisi ruang sekolah dalam keadaan berantakan.
Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan adanya kerusakan pada terali jendela yang diduga menjadi akses masuk pelaku.
Baca Juga: Terekam CCTV! Pencuri Gasak Scoopy di Teras Rumah Warga 5 Ulu Palembang Saat Dini Hari
“Begitu kami datang ke sekolah, kondisi sudah tidak seperti biasa. Setelah dicek, ternyata ada jendela yang dirusak dan sejumlah barang hilang,” ujarnya saat membuat laporan di Polrestabes Palembang, Senin (12/1/2026).
Refa menyebutkan, ini bukan kali pertama SDN 196 menjadi sasaran pencurian. Pihak sekolah sebelumnya telah melaporkan dua kejadian serupa ke Polsek Kertapati dan Polrestabes Palembang.
Dalam aksi terakhir ini, pelaku diduga membawa kabur berbagai fasilitas sekolah, mulai dari puluhan seragam Pramuka, meja dan kursi guru, peralatan olahraga, alat tulis kantor, perlengkapan kebersihan, alat musik hadroh, hingga ratusan lembar seng bekas. Total kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
“Kami berharap laporan ini segera ditindaklanjuti dan pelaku bisa ditangkap, karena ini sangat merugikan sekolah dan mengganggu proses belajar mengajar,” harapnya.
Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan tersebut. Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, melalui petugas piket Ipda Ammar, menyatakan laporan telah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh Satuan Reserse Kriminal.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini dalam proses penyelidikan,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan menegaskan pihaknya juga telah menindaklanjuti laporan tersebut dan masih memburu pelaku.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami akan berupaya mengungkap pelakunya,” ujarnya singkat. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









