20 Bakal Calon Bupati Muara Enim Berebut Dukungan PDIP dalam Pilkada

AKURAT.CO SUMSEL Persaingan untuk mendapatkan restu PDI Perjuangan dalam Pilkada Muaraenim 2024 semakin memanas. Sebanyak 20 bakal calon bupati dan wakil bupati telah mengembalikan formulir pendaftaran pada gelombang pertama yang ditutup pada Senin (20/5/2024).
Ketua DPC PDI Perjuangan Muaraenim, Ahmad Imam Mahmudi, menyatakan bahwa hingga hari terakhir pengembalian formulir, 20 kandidat telah menunjukkan keseriusan mereka.
"Hingga kemarin sore, total ada 20 kandidat yang mengembalikan formulir pendaftaran, dengan 9 orang mendaftar sebagai calon bupati dan 11 orang sebagai calon wakil bupati," ujar Imam Mahmudi.
Selanjutnya, para kandidat ini akan mengikuti tahapan survei yang dilaksanakan oleh lembaga independen yang telah ditunjuk oleh PDI Perjuangan. Survei ini akan dimulai pada 25 Mei 2024 dan hasilnya akan menentukan lima besar calon bupati dan lima besar calon wakil bupati yang akan direkomendasikan oleh partai.
"Hasil survei tersebut akan menjadi dasar bagi PDI Perjuangan dalam mengeluarkan Surat Rekomendasi untuk Pilbup Muaraenim 2024," jelas Imam Mahmudi.
Baca Juga: Fraksi NasDem Tolak Legalisasi Politik Uang, Begini Alasannya
Meskipun gelombang pertama telah berakhir, PDI Perjuangan masih membuka kesempatan bagi kandidat lain yang ingin mendaftar pada gelombang kedua.
"Apabila ada yang ingin mengambil formulir, masih bisa di gelombang kedua," tambahnya.
Salah satu kandidat yang mengembalikan formulir pada gelombang pertama adalah A. Dessy Puspa Asni, yang optimis mendapatkan restu dari partai berlambang banteng tersebut.
"Pengembalian formulir ini menunjukkan keseriusan saya dalam Pilkada Muaraenim mendatang. Saya optimis bisa mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan," ungkap Dessy.
Dessy menekankan keinginannya untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa memimpin Kabupaten Muaraenim.
"Saya ingin kaum perempuan bisa menjadi bagian dari perubahan Kabupaten Muaraenim yang lebih baik lagi," jelasnya. (Ika)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









