Sumsel

Mengapa Roti Jadi Solusi Cepat Saat Kelaparan? Ini 5 Alasan Utamanya

Maman Suparman | 15 September 2025, 10:53 WIB
Mengapa Roti Jadi Solusi Cepat Saat Kelaparan? Ini 5 Alasan Utamanya

AKURAT.CO SUMSEL Roti adalah salah satu makanan paling populer di dunia.

Tidak hanya lezat, roti juga sering menjadi pilihan utama saat kita merasa lapar dan membutuhkan solusi yang cepat serta praktis.

Tapi, kenapa roti begitu diandalkan? Berikut adalah lima alasan utama mengapa roti menjadi makanan yang simpel dan mudah dijangkau saat kelaparan.

1. Praktis dan Mudah Disiapkan

Salah satu keunggulan terbesar roti adalah kepraktisannya. Roti tidak memerlukan proses memasak yang rumit.

Baca Juga: Daftar Wilayah Indonesia yang Masuki Musim Hujan 2025 Lebih Cepat

Anda bisa langsung mengonsumsinya atau cukup menambahkan isian sederhana seperti selai, mentega, atau keju.

Prosesnya sangat cepat, cocok untuk orang yang memiliki sedikit waktu luang. 

2. Sumber Karbohidrat Cepat

Roti, terutama roti tawar, mengandung karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh.

Karbohidrat adalah sumber energi utama, sehingga mengonsumsi roti bisa segera mengembalikan energi dan mengatasi rasa lemas akibat lapar.

Ini menjadikannya pilihan ideal untuk sarapan cepat atau camilan di tengah hari.

3. Mudah Dibawa dan Disimpan

Roti sangat fleksibel dan mudah dibawa ke mana saja. Anda bisa menyiapkannya sebagai bekal atau menyimpannya di tas untuk camilan darurat.

Roti juga memiliki masa simpan yang cukup baik, menjadikannya persediaan makanan yang dapat diandalkan. 

4. Harganya Terjangkau

Di banyak negara, termasuk Indonesia, roti dijual dengan harga yang sangat terjangkau.

Ini membuatnya dapat diakses oleh semua kalangan. Anda bisa menemukan berbagai jenis roti di warung, supermarket, hingga toko roti spesialis.

5. Fleksibel dan Serbaguna

Roti adalah "kanvas kosong" yang bisa dipadukan dengan berbagai bahan. Anda bisa membuatnya menjadi hidangan manis atau asin. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia