Sejarah Irisan Buah Semangka Bagi Rakyat Palestina, Ternyata Memiliki Arti Perlawanan

AKURAT.CO SUMSEL Masyarakat dunia mulai menggunakan lagi simbol dukungan untuk Palestina, yakni menggunakan gambar semangka.
Gambar semangka ini kemudian menjadi nama netizen Palestina dan seluruh dunia hingga foto profil mereka di media sosial.
Bagaimana gambar semangka dapat digunakan untuk menunjukkan penentangan dan dukungan kepada Palestina? Lihat informasi menarik di bawah ini.
Menurut Al Jazeera, salah satu buah yang melambangkan identitas dan budaya Palestina adalah semangka.
Masyarakat Palestina menggunakan simbol bergambar buah seperti terong, jeruk, dan zaitun sebagai bentuk protes mereka terhadap penjajah Israel dan menjadi sombol idenstitas nasional.
Buah semangka sangat terkenal di Palestina, penduduk disana menanam buah ini di seluruh Palestina, dari Jenin hingga Gaza.
Baca Juga: Sebelum Membeli Mobil Matic, Pastikan Kamu Kenali Kelebihan dan Kekurangan Dari Mobil Tersebut
Buah semangka dinilai mempunyai kemiripan warna dengan bendera Palestina yakni: Merah, hijau, putih dan hitam.
Itulah sebabnya, semangka digunakan sebagai simbol protesnya terhadap penindasan dari Israel, dan juga mewakili bendera Palestina.
Sejak perang ‘Enam Hari’ pada tahun 1967, Israel menguasai Tepi Barat Jalur Gaza dan menduduki wilayah Yarusalem Timur. Sejak Saat itu, pengibaran bendera Palestina tidak boleh dikibarkan tepat di wilayah kedudukan Israel.
Menggunakan simbol irisan buah semangka menjadi tanda ketidaksetujuan masyarakat Palestina atas aturan yang di tetapkan Israel.
Pada Oktober 1993, The New York Times menuliskan tentang melarang pengibaran bendera Palestina oleh Israel. Setelah ditandatangani Perjanjian Oslo, ulasan ini diterbitkan.
Dari laporan tersebut mengatakan bahwa di Jalur Gaza, diketahui ada beberapa pemuda yang ditangkap sebab membawa irisan buah semangka.
“Sebab, buah itu mempunyai warna merah, hitam, dan hijau, warna yang sama dengan bendera Palestina.” tulis laporan tersebut.
Penggunaan irisan semangka sebagai simbol perlawanan Palestina juga di kembangkan oleh seniman diantaranya, Sliman Mansour, Nabil Anani, dan Issam Badr.
Ketiga seniman tersebut mengadakan pameran di Galeri 79 pada tahun 1980 lalu.
Namun, tentara Israel menutup pameran karya seni dan pengibaran bendera Palestina. Israel menganggap bahwa hal tersebut bernilai politis.
Berikut adalah sejarah dibalik kegunaan simbol irisan semangka yang digunakan masyarakat ramai sebagai bentuk protes terhadap Israel. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Ramalan Zodiak Hari Ini 21 Oktober 2026, Ada Peluang Baru hingga Urusan Asmara
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 3Kumpulan Link Twibbon Hari Santri Lengkap dengan Cara Membuatnya
- 4Update Harga Emas Perhiasan Palembang Kamis 22 Oktober 2026
- 5Cara Cek Bansos BPNT Rp600.000 Oktober 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP
- 6Ramalan Zodiak Scorpio Hari Ini 22 Oktober 2026: Karier, Cinta, dan Keuangan
- 7Bergerak Naik, Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Rabu 21 Oktober 2026
- 8Tarif Listrik Terbaru Oktober 2026, Berlaku Golongan Subsidi dan Non Subsidi
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu










