Sumsel

BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem Khususnya Gelombang Tinggi Imbas Dua Bibit Siklon Tropis

St Shofia Munawaroh | 17 November 2025, 07:00 WIB
BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem Khususnya Gelombang Tinggi Imbas Dua Bibit Siklon Tropis

AKURAT. CO SUMSEL - BMKG kembali merilis imbauan waspada cuaca ekstrem di sejumlah daerah Indonesia.

Hal ini berkenaan dengan dua bibit siklon tropis, yakni 97S dan 98S, yang saat ini aktif di dekat wilayah Indonesia.

Meskipun kedua bibit siklon ini memiliki potensi rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 72 jam ke depan, dampaknya tetap signifikan memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga: Lonjakan Kunjungan Wisatawan Nusantara di Sumsel Capai Puncak pada April 2025

Adapun dampak yang berpotensi ditimbulkan adalah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dengan peta sebaran sebagai berikut:

- Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah NTT.

- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Jateng, DI Yogyakarta, Jatim, Bali, dan NTB.

Baca Juga: Regulasi Belum Turun, Buruh Sumsel Bersiap Gelar Aksi Desak Kenaikan UMP

- Potensi angin kencang secara umum dapat terjadi di wilayah NTT dan NTB serta dan cukup berdampak pada gelombang setinggi 1,25–2,5 meter (kategori sedang) di Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Perairan selatan Jawa hingga NTT, Selat Bali bagian selatan hingga Selat Sumba bagian Barat, dan Laut Sawu . 

Di sisi lain, Bibit Siklon Tropis 98S juga terpantau sejak 15 November 2025 pukul 01.00 WIB di Samudra Hindia barat daya Bengkulu.

Baca Juga: UMP dan UMSP Sumsel 2026 Belum Dibahas, Dewan Pengupahan Tunggu Aturan Baru dari Pusat

Berdasarkan pemantauan terkini, pusat sistem 98S terletak di sekitar 8.2°LS dan 101.4°BT, memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot (37 km/jam) dan tekanan minimum 1007 hPa di sekitar pusatnya.

Sama halnya dengan 97S, Bibit Siklon Tropis 98S juga berpotensi memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di Indonesia, khususnya berupa hujan dengan intensitas sedang – lebat dengan sebaran wilayah sebagai berikut:

Baca Juga: Daftar Besaran Denda Tilang Pada Operasi Zebra 2025, Paling Mahal Rp750 Ribu Atau Penjara 3 Bulan

- Hujan dengan intensitas sedang – lebat di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, dan Jabar. 

- Angin kencang di wilayah Bengkulu, Lampung, Banten, dan Jabar bagian selatan. 

- Potensi gelombang setinggi 1,25–2,5 meter (kategori sedang) di Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu, Perairan barat Aceh hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Jabar. 

Baca Juga: Diduga Disatroni Maling, Pemilik Gudang di Palembang Lapor Polisi Setelah Dapat Notifikasi CCTV

- Gelombang setinggi 2,5–4,0 meter (kategori tinggi) di Samudra Hindia barat Lampung dan Samudra Hindia selatan Jabar.

Imbauan BMKG

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan meskipun kedua bibit siklon tropis tersebut saat ini masih berada pada kategori peluang rendah untuk mengalami peningkatan intensifikasi, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Terutama bagi nelayan dan pihak-pihak yang berkaitan dengan bencana diimbau waspada terhadap potensi peningkata tinggi gelombang di perairan selatan Indonesia.(*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.