7 Gempa Gunjang Indonesia dalam 24 Jam, Terbaru 5,7 M di Pacitan Jawa Timur

AKURAT. CO SUMSEL - Kata kunci gempa masuk jajaran trending topik mesin pencarian google pagi ini.
Hal tersebut berkaitan dengan banyaknya gempa yang terjadi di Indonesia dalam 24 jam ke belakang.
BMKG mencatat beberapa gempa mengguncang wilayah Indonesia sejak kemarin.
Baca Juga: Trump Ancam Tarif 100 Persen ke Kanada Jika Perkuat Dagang dengan China
Teranyar, gempa berkekuatan 5,7 Magnitudo dilaporkan mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur pada Selasa (27/1/2026) pagi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan terkait dampak dan kerusakan akibat gempa tersebut.
Berikut rangkuman gempa yang mengguncang wilayah Indonesia dalam 24 jam.
Baca Juga: Kabar Gembira, Festival Perahu Bidar Sungai Musi Kembali Masuk Karisma Event Nusantara 2026
Daftar Gempa Guncang Indonesia dalam 24 Jam
1. Gempa Poso 3,4 M
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,4 mengguncang wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Senin (26/1/2026) pukul 07.47 WITA.
Baca Juga: Sinopsis Kafir Gerbang Sukma, Saat Dendam dan Kisah Kelam Masa Lalu Membawa Ancaman Lebih Besar
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Palu memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan kerusakan.
Gempa tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Poso.
2. Gempa Kepulauan Banggai 4,2 M
Baca Juga: Sebagian Wilayah Palembang Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini Selasa 27 Januari 2026
Gempa berkekuatan 4,2 Magnitudo dilaporkan mengguncang wilayah Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 04.28 WIB.
Lokasi gempa ini berada di 0.44 Lintang Selatan (LS) 123.46 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 0 kilometer.
3. Gempa Bekasi 2,7 M
Baca Juga: Produksi Karet Sumsel Didominasi Perkebunan Rakyat, Tren Menurun Sejak 2022
Gempa berkekuatan 2,7 Magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin (26/1/2026) pukul 08.29 WIB.
Pusat gempa berada di 2 kilometer selatan Kabupaten Bekas dengan kedalaman 7 kilometer.
Getaran dilaporkan terasa hingga Cikarang dan Karawang.
Baca Juga: Dinkes Palembang: Fogging Bukan Solusi Utama Atasi DBD, Waspada Nyamuk Jadi Kebal
Berdasarkan analisis lokasi episenter (titik pusat gempa di permukaan bumi) dan kedalaman hiposenternya, gempa ini diklasifikasikan sebagai gempa bumi dangkal.
Penyebab utamanya adalah aktivitas sesar aktif yang berada di kawasan tersebut.
4. Gempa Jember 3,2 M
Baca Juga: Dinkes Palembang: Fogging Bukan Solusi Utama Atasi DBD, Waspada Nyamuk Jadi Kebal
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,2 mengguncang Jember, Jawa Timur pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 19.37 WIB.
Gempa berpusat di 108 km barat daya Jember, Jawa Timur dengan kedalaman 27 km dan tidak berpotensi tsunami.
5. Gempa Maluku Barat Daya 5,5 M
Baca Juga: Maxim Indonesia Respons Kasus Begal Pistol Mainan di Palembang, Siapkan Santunan untuk Korban
Gempa berkekuatan 5,5 magnitudo mengguncang Kabupaten Maluku Barat Daya pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 07.54 WIB.
Pusat gempa berada di koordinat 7.71 LS, 127.81 BT.
Jaraknya 49 kilometer Timur Laut Maluku Barat Daya dengan kedalaman 163 kilometer.
Baca Juga: Awal 2026, Bulog Sumsel Babel Mulai Amankan Gabah Petani
BMKG memastikan gempa tidak menyebabkan tsunami.
6. Gempa Blitar 3,6 M
Gempa berkekuatan 3,6 Magnitudo dilaporkan mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 07.15 WIB.
Baca Juga: Niat Bela Adik Berujung Luka, Wanita di Palembang Polisikan Kenalan Usai Wajahnya Dicakar
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, episenter gempa bumi berlokasi pada titik koordinat 10.89 Lintang Selatan (LS) dan 112.31 Bujur Timur (BT) atau 306 km Tenggara Kabupaten Blitar.
7. Gempa Pacitan 5,7 M
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,7 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 08.20 WIB.
Baca Juga: Sriwijaya FC Jadi Tim Paling Banyak Kebobolan di Liga Championship
Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 122 kilometer (km).
Hingga kini, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Analisis terbaru BMKG pada Selasa pukul 8.51WIB menunjukkan bahwa gempa di Pacitan hari ini disebabkan karena adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









