Sudah 40 Hari Terpisah, Jemaah Haji Asal Pagaralam Belum Ditemukan di Tanah Suci

AKURAT.CO SUMSEL Seorang jemaah haji asal Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, bernama Nurimah Mentajim (80), hingga kini masih belum diketahui keberadaannya sejak terpisah dari rombongan pada 28 Mei 2025 di Tanah Suci.
Meski proses kepulangan jemaah Kloter 19 Debarkasi Palembang telah dilakukan pada Senin (7/7/2025) dini hari, Nurimah tidak termasuk dalam daftar jemaah yang kembali ke Tanah Air.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang, Syafitri Irwan, mengungkapkan bahwa pencarian masih terus dilakukan oleh PPIH Arab Saudi dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur kesehatan, KKHI Makkah, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, hingga sejumlah kantor kepolisian setempat.
“Sudah 40 hari sejak Bu Nurimah dinyatakan terpisah dari kloter. Sampai hari ini tim kami di Arab Saudi masih terus melakukan pencarian intensif di berbagai titik,” ujar Syafitri saat memberikan keterangan di Bandara Internasional SMB II Palembang.
Beberapa lokasi yang telah disisir oleh tim pencari antara lain Jabal Khandamah, Jabal Tsur, RS An-Noor Makkah, kawasan Arafah, Muzdalifah, hingga perbatasan Makkah dan Al-Lith. Selain itu, pengecekan rekaman CCTV di sekitar hotel jemaah juga terus dilakukan.
Baca Juga: Damkar Palembang Tangani 134 Kasus Kebakaran di Semester Pertama 2025, Didominasi Korsleting Listrik
Syafitri menjelaskan, meski keberadaan Nurimah belum ditemukan, proses badal haji (penggantian pelaksanaan ibadah haji oleh pihak lain) telah dilakukan untuk memastikan kewajiban ibadah hajinya tetap tertunaikan.
“Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera Selatan, agar Ibu Nurimah segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Sementara itu, Kloter 19 Debarkasi Palembang yang berisi jemaah asal Pagaralam, OKU Selatan, dan Palembang telah tiba di Palembang dengan jumlah total 365 orang.
Kloter ini awalnya berjumlah 369 orang, namun dua di antaranya wafat di Tanah Suci dan satu jemaah lainnya pulang lebih awal bersama Kloter 8.
Dua jemaah yang meninggal dunia adalah Azom Hasan (69) asal Palembang dan Mustofa Kamal (84) asal Pagaralam. Keduanya berpulang pada pertengahan Juni 2025 saat menjalankan ibadah haji.
Hingga saat ini, total jemaah haji yang telah kembali ke Debarkasi Palembang berjumlah 6.983 orang, yang terdiri dari 5.810 jemaah asal Sumsel, 1.097 jemaah asal Bangka Belitung, dan 76 petugas kloter.
Sementara jumlah jemaah yang wafat tercatat 23 orang, dan tujuh orang lainnya masih dalam perawatan di Arab Saudi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





